18 April 2024

Sebagai Wujud Perhatian, Pemda Merauke Berikan Uang Kegiatan kepada Tenaga Medis Puskesmas

0

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Merauke, dr. Nevile Muskita dalam konferensi pers di Posko Satgas Penanggulangan Covid-19, Kamis (18/6). Foto: PSP/JAK

Merauke, PSP – Tim medis di Puskesmas tidak luput dari perhatian Pemerintah Daerah dalam hal menuntaskan wabah Virus Corona dari bumi Merauke. Mereka juga mendapatkan uang kegiatan sebesar Rp.75.000 perharinya. Karena, tim medis di puskesmas merupakan insan yang bekerja memantau Orang Dalam Pengawasan (ODP) jika belum dirujuk ke RSUD. Yang mana, data untuk ODP ini merupakan milik puskesmas.

“Dari Dinas Kesehatan sudah ada, tinggal bayar. Kami tidak buat dalam bentuk insentif tapi uang kegiatan. Jadi mereka punya kegiatan untuk memantau dan merujuk ODP sudah kami anggarkan sekarang sedang proses,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita di Kantor Bupati Merauke, Kamis (25/6).

Advertisements
Advertisements

Disebutkan Nevile, pihaknya sudah merevisi Dana Alokasi Khusus (DAK) milik Dinas Kesehatan untuk uang kegiatan khusus bagi pemantau ODP.

“Kami ambil dari (DAK) udah revisi DAK dinas. Perhari Rp. 75.000 kalau bersangkutan memantau ODP 14 hari dikali saja , jadi tidak ada insentif, nanti terjadi pendoubelan,” tegas Nevile Muskita.

Advertisements
Advertisements

Dia katakan, insentif tenaga medis yang merawat PDP dan Positif itu ranahnya RSUD. “Kalau insentif tim secara keseluruhan di Dinas, kami sudah buat SK bupati nya, kami buat honor bulanan dari Dana Alokasi Umum (DAU) , makanya kami tidak minta insentif lagi nanti double,” pungkas Nevile. [ERS-NAL]

Advertisements
Advertisements

Advertisements
Advertisements
Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *