21 Juni 2024

Narapidana Asimilasi Diberlakukan Wajib Lapor 1 Minggu Sekali

0

Miskidi, SH

Merauke, PSP – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Merauke, Miskidi, SH menyampaikan bahwa narapidana yang saat ini menjalankan masa asimilasi di rumah diberlakukan wajib lapor selama seminggu sekali. Setiap narapidana tidak harus datang untuk melaporkan diri ke kantor bapas tetapi hanya melapor melalui telepon seluler dan ataupun SMS.

Dia mengatakan dalam menjalani masa asimilasi ini, narapidana wajib menyampaikan kepada pembimbing kemasyarakatan memiliki permasalahan ataupun pindah tempat. Sementara apabila ada narapidan yang tidak melapor atau terlambat melapor akan langsung didatangi oleh petugas di rumahnya.

“Selama ini narapidana kopetarif dan rutin melapor.   Mereka diwajibkan melapor 1 minggu sekali dan selalu dilakukan pemantauan kalau ada yang melakukan kembali tindak pidana, akan dicabut asimilasinya,” kata Miskidi saat ditemui Papua Selatan Pos di Bapas Kelas II Merauke belum lama ini.

Dia mengatakan bahwa pelaksanaan asimilasi di rumah bagi narapidana ini adalah sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 10 tahun 2020. Dalam peraturan tersebut diwajibkan setiap narapidana yang sudah menjalani setengah masa pidana wajib diusulkan asimilasi di rumah mengingat dengan adanya pandemi Covid-19, agar tidak ada over kapastitas di dalam lapas.

“Seandainya ada nanti salah satu pengunjung, narapidana atau tanahan yang masuk dan membawa virus dikhawatirkan dapat menular, maka menteri hukum dan HAM membuat kebijakan untuk pelaksanaan asimilasi di rumah, sampai nunggu 2 per 3 masa pidana, nanti diusulkan untuk pembebasan bersyarakat, cuti bersyarat atau cuti menjelang bebas,” kata Miskidi. [JAK-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *