Pria yang Nodai Keponakannya Sendiri, Ternyata Seorang Duda

0

Ilustrasi

Merauke, PSP – BW, warga Kabupaten Merauke, pelaku pemukulan dan pemerkosaan, terhadap keponakannya sendiri yang masih duduk dibangku SD, ternyata seorang duda. Hal ini terungkap, saat pelaku dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Merauke Kota.

“Pengakuannya pelaku memang seperti itu. Dia sudah tidak ada istri, sejak beberapa tahun lalu”, ujar Kapolres Merauke melalui Kasubag Humas, AKP Ariffin,S.Sos, di ruang kerjanya, Selasa (12/5).

Pelaku sendiri, tidak membantah perbuatan bejatnya kepada korban. Penyidik juga sudah menggali keterangan dari tiga orang saksi, yakni keluarga korban. Hanya saja, tidak ada yang melihat kejadian itu secara langsung.

“Pelaku sendiri mengaku motifnya, karena mabuk”, beber Kasubag Humas.

Kondisi korban sendiri sudah mulai membaik, hanya kondisi bagian mata masih bengkak. Akibat pukuluan benda tumpul yang dilakukan tersangka hingga berkali-kali  kepadanya, saat kejadian. Korban juga sudah divisum, guna proses lebih lanjut. Pria bejat itu  dijerat dengan pasal pasal 81 ayat 1 UU RI nomor 17 tahun 2016, tentang Peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

Kasubag Humas menyebut, kasus tesebut terbongkar, setelah korban menceritakan apa yang tekah menimpanya kepada pihak keluarga. Dimana, sebelum kejadian, pelaku terlebih dahulu memanggil korban ke dalam kamarnya. Pelaku kemudian memukulnya hingga berkali-kali, bahkan mata korban juga mengalami luka lebam. Tak hanya itu, pelaku yang kesehariannya berprofesi sebagai petani itu, juga melucuti pakaian korban, lalu menodainya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *