Pangdam XVII Sebut Penanganan Kasus di Membramo, Tak Bisa Sekejap

0
WhatsApp Image 2020-04-17 at 16.54.02

Kapolda bersama Pangdam XVII/Cenderawasih saat mengunjungi Polres Merauke, 17/4.

Merauke, PSP – Hingga saat ini, Tim Gabungan Polda Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih masih melakukan investigasi atas kasus bentrok fisik antara anggota Polres Membramo Raya dengan personil Satgas Pamrahwan Yonif 755/Yalet/20/3/Kostrad, Minggu (12/4) lalu. Bentrokan itu, mengakibatkan tiga anggota Polres Membramo Raya meninggal dunia.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpaw mengatakan, tim gabungan penanganan kasus itu dipimpin langsung Komandan Korem 172/PWY, yang turun langsung ke TKP dan masih melakukan penyelidikan.

“Kami dari Polda ada Direktur  Intelkam, Direktur Reskrim Umum dan Kabid Propam. Dari Kodam, Danrem 172/PWY, Danpomdam, Asintel Pangdam, semuanya gabung,” beber Kapolda kepada wartawan saat tiba di Bandara Mopah, Jumat (17/4).

Disinggung terkait kunjungan itu, ada agenda pertemuan dengan keluarga korban penembakan, Kapolda mengatakan, waktu kunjungannya cukup terbatas. “Nanti kita lihat waktunya. Ya, kalau bisa,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab menyampaikan, proses penanganan permasalahan tersebut tidak bisa sekejap. Karena harus melalui proses yakni melihat TKP, saksi, hingga akhirnya diserahkan kepada penegak hukum.

“Untuk waktunya, tidak bisa satu atau dua hari, karena  proses ini butuh waktu,”tandasnya. Rombongan Kapolda Papua dan Pangdam VXII/Cenderawasih dijemput oleh Danrem 174/ATW, Danlantamal XI, Danlanud J.A Dimara, Bupati Merauke, Dandim 1707/MRK, Kapolres Merauke maupun pejabat lainnya. [FHS-RH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *