Sebelum Meninggal, 2 Pasien Covid-19 Mengeluh Sesak Napas
dr. Nevile R. Muskita
Merauke, PSP – Dalam sehari 2 perempuan dinyatakan meninggal dunia akibat mengidap Covid-19. Kematian akibat Covid-19 ini menambah jumlah angka pada kotak hitam pada data update Covid-19 di Kabupaten Merauke. Kedua perempuan tersebut dinyatakan meninggal akibat Covid-19 pada 31 Desember 2020 lalu.
Sebelum perempuan tersebut meninggal dunia, pada tanggal 30 Desember 2020 di hari yang sama dan waktu berbeda, keduanya dibawa ke IGD Covid-19 RSUD Merauke dengan keluhan sesak.
“Wanita pertama usia 48 tahun datang dengan keluhan sesak, seminggu sebelumnya ia juga mengalami demam naik turun dan nyeri pada punggung dan alami batuk serta pilek,” ujar Juru Bicara Covid-19 dr. Nevile R. Muskita dari balik selulernya.
Sedangkan, perempuan kedua dengan usia 62 tahun juga mengalami hal serupa, mendatangi IGD Covid-19 RSUD dengan keluhan demam dan sesak.
“Gambaran foto rontgen menunjukkan radang paru yang luas, ada komorbid HT, DM dan Jantung,” kata Nevile.
Perempuan usia 48 tahun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 04.00 Wit setelah henti nafas pada pukul 03.30 Wit. Sementara perempuan usia 62 tahun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.20 Wit setelah henti nafas pada pukul 17.10 Wit.
Keduanya merupakan warga Merauke yang tidak memiliki riwayat perjalanan luar kota. Setelah dinyatakan meninggal dunia, kedua perempuan tersebut dinyatakan positif Covid-19 melalui pemeriksaan TCM. [ERS-NAL]
