Kasus Miras Oplosan Hilangnya Empat Nyawa
AKP Ariffin,S.Sos
AKP Ariffin : Salah satu saksi sebut, mereka sudah sering tenggak campuran spritus dengan air
Merauke, PSP – Penyidik Polsek Merauke Kota melakukan penyelidikan atas tewasnya empat warga di Mangga Dua, Kelurahan Kelapa, Lima, akibat diduga menenggak minuman keras oplosan, yang terjadi pekan lalu. Penyidik sudah menggali keterangan dari satu orang saksi, istri dari salah satu dari korban.
“Menurut saksi ini, suami bersama temannya, sudah sering menenggak spritus kemasan plastic cap naga yang dicampur dengan air putih,” terang Kapolres Merauke melalui Kasubag Humas, AKP Ariffin,S.Sos, di ruang kerjanya, Senin (23/11).
Masih menurut saksi, sekitar pukul 10.00, suaminya, sedang miras bersama ketiga temannya di hutan wendu. Ia pun berangkat untuk mencari ikan bersama anaknya. Sekembali mencari ikan, sekitar pukul 18.00 wit, suami bersama temannya masih asik pesta miras. Karena, takut mengganggu, saksi pun taik mau mendekat. Makanya, ia juga belum bisa memastikan, minuman jenis apa yang telah mengilangkan nyawa suami tercinta.
Keterangan dari saksi kedua, juga sama, yakni warga yang sempat mengantarkan salah satu dari mereka dari kota ke Wendu. Memang mereka mampir berbelanja di Kuprik, namun ia tidak mengetahui apa itu sebenarnya.
“Jadi yang ditemukan di TKP itu, botol spritus,” ujarnya. Seperti diketahui, keempat warga itu tidak meninggal sekaligus. Yang meninggal pertama, yakni Y, di hari Senin (16/11), sekira pukul 18.00 Wit, di rumahnya. Keesokan harinya, disusul E dan F. Korban terakhir, L, Rabu (18/11), menghembuskan nafas terakhir di RSUD Merauke.[FHS-NAL]
