Sergius: Penggunaan Dana Otsus Harus Tepat Sasaran

0
Sergius Wamsiwor

Sergius Wamsiwor

Merauke, PSP – Terkait penggunaan dana otusus sejak 2017 yang mencapai Rp. 85 milyar yang diperuntukan untuk anak-anak Papua, Praktisi Pendidikan Merauke, Sergius Wamsiwor mempertanyakan mengapa dengan dana sebesar itu, masih banyak anak-anak Papua yang masih belum bisa baca tulis dan berhitung.

Menurut Sergius, seharusnya ada pengklasifikasian penggunaan dana yang telah digunakan, untuk siapa dan digunakan untuk pendidikan yang mana. Sehingga jelas dan tepat sesuai perencanaan anggarannya.

“Kita lihat, dana itu peruntukannya untuk siapa, pendidikan mana, pendidikan non formal kah, atau pendidikan usia dini. Sekarang hitung berapa banyak anak Papua yang mengikuti pendidikan diprogram anak usia dini sampai perguruan tinggi. kenapa sampai masih banyak anak papua yang lulus SD SMP masih belum bisa baca menghitung dan menulis,” tegas Sergius kepada Papua Selatan Pos, melalui Sambungan telepon, Selasa (17/11/2020).

Sergius menambahkan, apabila menginginkan dana otsus bisa digunakan tepat sasaran, maka harus bisa memilih orang-orang yang bisa bekerja dengan hati dan mengedepankan kepentingan rakyat.

“Dikambalikan saja ke kepala daerahnya. Kemudian kepala daerah menempatakan orang-orang yang bekerja pakai hati. Jangan hanya orang-orang yang hanya berfikir berapa rupiah yang bisa didapat ketika mengelola program ini,” ucapnya.

Ia berharap, pemerintah menggunakan teori piramida terbalik, yaitu dengan menempatkan masyarakat kecil sebagai prioritas pelayanan dan pembangunan. “Harapannya dia harus menggunakan teori piramida terbalik, dimana orang kecil ditempatkan dalam prioritas pelayanan. Kalau mau lihat negara besar sejahtera, harus melihat masyarakat sebagai prioritas dan sebagai subjek,” harapnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *