Jengkol Merauke Diminati Masyarakat Luar Merauke

0
Petugas karantina sedang mengecek jengkol yang akan dikirimkan ke Sorong (2)

Petugas karantina sedang mengecek jengkol yang akan dikirimkan ke Sorong. Foto: PSP/ERS

Sejak 2019, 3961 Kg Jengkol Merauke Sudah Dikirim Keluar

Merauke, PSP – Sejak tahun 2019 lalu, jengkol hasil tanam para petani di Kabupaten Merauke sudah dikirimkan keluar daerah. Ada sebanyak 3961 kilogram jengkol yang terdata di Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Merauke.

Dimana, Karantina Pertanian disini berfungsi menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan antar area (KT-12.

3961 kilogram itu, merupakan akumulasi dari jengkol yang kembali dikirimkan ke luar daerah yakni Sorong kemarin sebanyak 500 kilogram.

“Tahun 2019 ada sebanyak 2263 kilogram jengkol yang dikirimkan keluar. Sedangkan dibulan november 2020 ini ada pengiriman keluar sebanyak 3 kali dengan jumlah 1698 kilogram,” ujar Kepala Karantina Merauke Sudirman,SP melalui Humas Karantina Merauke Harry Sinaga melalui pesan what’s upp kemarin.

Sebanyak 500 kilogram jengkol yang dimohonkan untuk penerbitan sertifikat karantina kemarin, diperiksa kebenaran dokumen dan pemeriksaan fisik.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kebenaran dokumen dan fisik, kami teerbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan antar area (KT-12),” ujarnya.

Ditambahkan, jengkol merupakan bahan pangan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Walaupun menghasilkan bau yang kurang sedap, jengkol memiliki banyak manfaat. Selain menangkal radikal bebas dan melancarkan peredaran darah, jengkol bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Bagi yang ingin menurunkan berat badan, kandungan jengkol juga berguna untuk membakar energi tubuh dan mengatasi lemak tubuh. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *