BP Jamsostek Apresiasi Pemda Merauke Daftarkan 139 Nelayan Jadi Peserta
Penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan oleh Bupati Freddy kepada nelayan. Foto: PSP/ERS
Merauke, PSP – BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Cabang Merauke, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Merauke karena telah mendaftarkan sebanyak 139 nelayan dibawah naungan Dinas Perikanan Kabupaten Merauke menjadi peserta di BP Jamsostek.
Apresiasi itu, langsung disampaikan Kepala BP Jamsostek Cabang Merauke Alamsyah Ali, ST dihadapan Bupati Merauke Fredderikus Gebze,SE.,M.Si dan masyarakat dalam rangka puncak Hari Pangan Sedunia tahun 2020 di Kampung Bokem kemarin.
Dalam momen HPS itu juga, Bupati Freddy berkesempatan menyerahkan kartu kepesertaan secara simbolis kepada dua orang nelayan.
“Kami sampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Daerah yang telah mempercayakan perlindungan keselamatan terhadap nelayan dalam dua kategori yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” ujar Alamsyah.
Alamsyah menyebutkan, 139 nelayan yang sudah menjadi peserta akan mendapatkan manfaat yang begitu besar.
“Pertama yaitu apabila terjadi kecelakaan kerja sampai meninggal dunia akan mendapatkan pengobatan sampai sembuh dan juga akan mendapatkan beasiswa sampai 174 Juuta bagi 2 orang anak,” sebut Alamsyah.
Dan apabila terjadi meninggal, sambungnya, semisal meninggal jasa atau meninggal karena sakit maka peserta tersebut juga akan mendapatkan santunan dengan besar 42 juta.
Pada momen itu juga, Alamsyah mengajak para hadirin untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Dimana, ditengah pandemi Covid-19 sekarang ada relaksasi yang diberikan mencapai 99 persen.
“Kami mengajak apapun jenis pekerjaannya agar bisa didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Baik petani, nelayan, pedagang maupun perangkat desa.
Iuran sangat murah yakni Rp.16.800 dan pada saat pandemi ini hanya cukup membayar Rp.168.00 setiap peserta. Manfaatnya banyak iuran sangat murah,” ajak Alamsyah.
Sementara itu, Bupati Freddy, menyebutkan sedianya para kepala dinas sudah bisa merancang untuk memproteksi setiap orang yang dibawah naungannya. “Karena ini adalah bentuk kepedulian. Apalagi iuran sangat murah kurang lebih 200 rupiah,” pesan Bupati Freddy. [ERS-NAL]


