Wujudkan Generasi Emas, Masyarakat Diminta Berperan Aktif Perangi Stunting

0
34249-ilustrasi-stunting

Tanah Merah, PSP – Pertemuan rembuk stunting yang digagas Dinas Kesehatan Boven digoel merupakan langkah tepat dalam memutus rantai stunting atau tubuh kerdil di daerah. Untuk itu Seluruh elemen daerah wajib ikut berperan dalam memutus rantai stunting di Boven Digoel, demi wujudkan generasi emas daerah.

Pejabat sementara Bupati Boven Digoel, Paskalis Netep mengungkapkan untuk menekan terus ditemukanya kasus tubuh kerdil, atau Stunting khusunya di Boven Digoel diperlukan komitmen nyata seluruh elemen masyarakat.

Sangat tidak mungkin jika permasalahan stunting hanya dibebankan pada Dinas Kesehatan semata, mengingat penyebab utamanya yakni kurangnya kecukupan gizi dalam waktu yang lama. Pemerintahan dari tingkat pusat hingga kampung harus membuat program kerja yang berpihak pada pencegahan terjadinya stunting pada generasi penerus, dengan keterpaduan program yang dilakukan, pemutusan rantai stunting bukanlah hal yang tak mungkin.

“Seluruh masyarakat harus kerja sama, karena memutus matarantai Stunting tidak hanya kita serahkan kepada OPD teknis, namun membutuhkan kerja sama yang baik dari seluruh elemen terkusus masyarakat kabupaten Boven Digoel,” tuturnya.

Paskalis melanjutkan perkembangan penyakit malaria tidak jauh menghawatirkan di Boven Digoel. Tidak dapat dipungkiri jika malaria menjadi salah satu penyakit penyumbang angka kematian di daerah ini. Dengan demikian anjuran pemakaian kelambu diharapkan selalu diterapkan oleh masyarakat.

“Kelambu yang telah dibagikan pemerintah pada masyarakat harus dipergunakan sebagaimana mestinya, bukan dialihfungsikan untuk hal lainya. Hal ini mengingat pada kenyataanya banyak kelambu yang digunakan masyarakat tidak sesuai peruntukanya, seperti untuk menjaring ikan bahkan untuk pagar,” ujarnya saat ditemui di aula Kantor Bupati, Sabtu,  10/10/2020. [VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *