Hari ini, RSUD Sosilaisaikan Penanganan Limbah B3 Infeksius Covid-19

0
dr. Yenny M. Mahuze

dr. Yenny M. Mahuze

Merauke, PSP – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Merauke akan mensosialisasikan pengolahan dan penanganan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) infeksius covid-19, di RSUD Merauke, pada Jumat (10/9/2020).

Direktur RSUD, dr. Yenny Mahuze mengatakan, kegiatan sosialisasi dibarengai dengan peresmian alat pengelolaan limbah B3 (insenerator) baru dengan kapasitas pengelolaan sampah yang lebih besar dari sebelumnya. Pasalnya, dengan jumlah limbah covid-19 yang lumayan banyak, alat sebelumnya tidak maksimal digunakan untuk membakar limbah B3. 

“Kita kan banyak sekali limbah medis saat covid-19 ini. Karena baju APD itu kan sekali pake langsung buang. Satu hari kita bisa lebih dari 30 an baju untuk sekali pake, tergantung pasien dan tergantung harinya. Kalau misalnya kita lagi swab, berarti APD yang dipake lebih banyak,” kata Yenny kepada Papua Selatan Pos, di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2020).

Insenarator yang lama, imbuh Yenny maksimal hanya bisa membakar sampah puluhan kilogram saja, serta tidak bisa melakukan pada setiap harinya. Sedangkan alat yang baru, mampu membakar hingga ratusan kilogram sampah dalam sekali penggunaan. “Kita sekali bakar sampah cuma bisa 30 an kilo, nah sekarang terjadi penumpukan. Makanya sekarang dilakukan sosialisasi dengan harus rutin melakukan pembakaran sampah. Alat baru ini, dia kapasitas sekali bakar 200 kilo. Jadi dalam 2 minggu ini sampah-sampah yang menumpuk bisa bersih,” ujarnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *