Pemprov Papua Selatan Fokus Percepat Listrik ke 192 Kampung Melalui Forum Energi Daerah

0
IMG_9621

Merauke, PSP – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Selatan Lambertus Fatruan, ST Menyebutkan Saat ini, dari total 690 kampung di Papua Selatan, masih terdapat 192 kampung yang belum menikmati aliran listrik. Karena itu, forum ini diharapkan menjadi wadah untuk membahas percepatan pembangunan jaringan listrik hingga menjangkau seluruh kampung.

Dikatakan pembangunan sektor ketenagalistrikan di Provinsi Papua Selatan akan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Forum Energi Daerah.

“Pemerintah telah menerima surat dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait percepatan pembangunan ketenagalistrikan,” ujar Fatruan dalam Lokakarya Pembentukan Forum Energi Daerah (FED) Provinsi Papua Selatan di Hotel Swissbell, Rabu (15/7).

Melalui Forum Energi Daerah, sambungnya, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sehingga proses pembangunan kelistrikan dapat dipercepat di seluruh wilayah Papua Selatan.

“Dari 192 kampung yang belum teraliri listrik, sebagian besar berada di Kabupaten Asmat dan Kabupaten Mappi. Sementara itu, kondisi di Kabupaten Merauke dan Kabupaten Boven Digoel relatif lebih baik, bahkan rasio elektrifikasi di Merauke telah mendekati 90 persen,” jelasnya.

Disebutkan, Pemerintah pusat menargetkan seluruh kampung di Papua Selatan dapat menikmati layanan listrik secara bertahap hingga tahun 2029. Program tersebut menjadi salah satu prioritas nasional dengan dukungan anggaran yang diperkirakan mencapai Rp10 triliun.

Selain itu, hasil penyelarasan perencanaan (alignment) bersama PT PLN menunjukkan bahwa percepatan pembangunan kelistrikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. “Keberhasilannya memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, kepala daerah, hingga masyarakat di tingkat kampung, sehingga seluruh rencana pembangunan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” pungkasnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *