Pangdam Mandala Trikora: Renovasi Panti Asuhan ABBA Bukti Kepedulian TNI kepada Masyarakat

0

Merauke, PSP – Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E menegaskan renovasi Panti Asuhan ABBA di Kabupaten Merauke merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu.

Hal itu disampaikan Pangdam saat menghadiri syukuran rehabilitasi Panti Asuhan ABBA di Merauke, Papua Selatan, Jumat (29/5).

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Kabupaten Merauke, unsur Forkopimda, serta seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Hari ini bukan hari seremonial biasa, tetapi hari yang sangat luar biasa. Tuhan menggerakkan hati kita semua untuk melihat dan membantu Panti Asuhan ABBA,” ujar Pangdam.

Menurutnya, panti asuhan merupakan tempat bagi anak-anak yatim, yatim piatu, serta anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh kehidupan dan pendidikan yang lebih baik.

Ia menjelaskan rehabilitasi panti asuhan tersebut merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang fokus membantu masyarakat lapisan bawah.

“Program-program TNI Angkatan Darat saat ini langsung menyentuh masyarakat paling bawah. Kita juga bersyukur Presiden memiliki program-program luar biasa untuk membantu rakyat, seperti MBG (Makanan Bergizi Gratis),” katanya.

Pangdam mengatakan rehabilitasi dilakukan oleh Kodam XXIV/Mandala Trikora bersama Korem 174/ATW dan Kodim 1707/Merauke.

Ia mengungkapkan selama 22 tahun berdiri, baru kali ini Panti Asuhan ABBA mendapatkan bantuan renovasi secara menyeluruh.

“Saat pertama datang melihat kondisi panti, kami sangat terpukul karena memang tempat ini sangat tidak layak dihuni. Tetapi berkat doa anak-anak semua, hari ini panti sudah direhabilitasi,” ungkapnya.

Meski demikian, Pangdam menyebut proses rehabilitasi belum sepenuhnya selesai karena masih dilakukan perbaikan pada salah satu ruangan doa yang selama bertahun-tahun tidak digunakan akibat kerusakan berat.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ruangan doa itu bisa selesai dipasang keramik dan kamar mandinya diperbaiki sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Selain rehabilitasi panti, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembagian sembako dan alat tulis kepada anak-anak penghuni panti asuhan.

“Ingat, Tuhan tidak akan membiarkan anak-anak-Nya. Tetap semangat belajar dan raih masa depan yang baik,” pesan Pangdam.

Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan ABBA Merauke, Mikael Pure, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah dan TNI kepada panti asuhan tersebut.

“Kedatangan bapak-bapak semua merupakan rahmat besar bagi kami di Panti Asuhan ABBA. Kehadiran Bapak Pangdam dan jajaran memberikan harapan baru bagi masa depan tempat ini,” ungkap Mikael.

Ia mengakui kondisi panti sebelumnya sangat memprihatinkan dan jauh dari layak huni. Namun melalui kerja keras personel TNI bersama berbagai pihak, wajah panti kini berubah menjadi lebih bersih, nyaman, dan indah.

“Terus terang, panti asuhan ini sebelumnya sangat kumuh. Tetapi dengan kedatangan Bapak Pangdam dan seluruh jajaran, tempat yang kumuh ini berubah menjadi cantik dan nyaman dipandang,” katanya.

Menurutnya, perubahan tersebut membuat suasana panti menjadi lebih sejuk, aman, dan nyaman bagi anak-anak maupun masyarakat yang datang berkunjung.

“Kami berharap Panti Asuhan ABBA dapat memberikan kesejukan bagi semua orang yang datang ke tempat ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XXIV/Mandala Trikora beserta jajaran atas kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak di Panti Asuhan ABBA Merauke.

“Kami memberikan penghargaan kepada Bapak Pangdam dan jajaran yang sudah membantu Pemerintah Provinsi Papua Selatan melihat masyarakat yang membutuhkan sentuhan, salah satunya di Panti Asuhan ABBA,” ujar Sekda Papua Selatan Ferdinandus Kainakaimu.

Menurut Sekda, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendukung kolaborasi bersama TNI dalam membangun daerah, terutama dalam memperhatikan generasi muda melalui lembaga sosial dan panti asuhan.

Ia mengatakan pihaknya akan mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) agar mencontoh pola kerja TNI yang cepat dan langsung menyentuh masyarakat.

“Kami akan meminta OPD terkait agar mencontoh strategi dan cara-cara TNI yang luar biasa dalam melihat masyarakat yang perlu diperhatikan,” katanya.

Sekda juga memberikan motivasi kepada anak-anak penghuni panti asuhan agar tetap semangat belajar dan percaya diri dalam meraih masa depan.“Kalian adalah generasi emas masa depan bangsa.

Kelak kalian akan menggantikan dan mewarisi negeri ini dengan profesi masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan keterbatasan bukan penghalang untuk meraih cita-cita selama tetap mengandalkan Tuhan dan terus berusaha.

“Kita mungkin tidak punya apa-apa, tetapi kalau punya Tuhan pasti ada masa depan,” katanya.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi anak-anak panti asuhan yang hidup dalam kesedihan dan kekurangan.

“Kita sama-sama saling membantu supaya tidak ada lagi air mata dan kesedihan bagi anak-anak di panti asuhan ini,” tuturnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *