Bank Indonesia Gelar PEIF Di Papua Selatan

0
Kegiatan PIEF 2027 Bank Indonesia di Papua Selatan.

Kegiatan PIEF 2027 Bank Indonesia di Papua Selatan.

Merauke, PSP – Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, mendorong penguatan investasi dan pengembangan sektor unggulan daerah guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua Selatan.

Hal tersebut disampaikan Ferdinandus saat membuka kegiatan Papua Economic and Investment Forum (PEIF) ke-1 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Swiss-Belhotel Merauke, Senin (10/3).

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Papua Selatan pada 2025 tercatat sebesar 3,38 persen, melambat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 5,509 persen.

“Kondisi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa diperlukan langkah-langkah strategis untuk menjaga dan memperkuat pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Ferdinandus menjelaskan, perekonomian Papua Selatan saat ini masih ditopang oleh sektor pertanian dan perdagangan. Karena itu, penguatan kedua sektor tersebut perlu dilakukan bersamaan dengan pengembangan sektor potensial lainnya agar struktur ekonomi daerah semakin kokoh dan berdaya saing.

Ia menambahkan, wilayah Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, termasuk sektor pertanian, perkebunan, serta berbagai sektor unggulan lainnya yang dapat dikembangkan secara optimal.

“Kita memiliki sumber daya alam dan potensi ekonomi yang luar biasa. Potensi ini harus diterjemahkan menjadi peluang investasi yang konkret, terstruktur, dan layak ditawarkan kepada para investor,” katanya.

Menurutnya, pemahaman terhadap standar Investment Project Ready to Offer (IPRO) internasional juga penting agar proyek-proyek unggulan daerah dapat disusun secara lebih siap, kredibel, dan kompetitif di mata investor.

Ferdinandus juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Papua yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut dengan melibatkan pemerintah daerah dan dinas penanaman modal di seluruh wilayah Papua.

Ia mengajak seluruh peserta forum untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai wadah memperluas wawasan, bertukar gagasan, serta membangun jejaring kerja sama yang produktif. “Melalui sinergi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan, kita berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Papua Selatan dan seluruh wilayah Tanah Papua,” ujarnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *