Dinkes Merauke Ingatkan Pola Hidup Sehat, Warga Diminta Waspadai Bercak Putih Tanpa Gatal
dr. Nevile R. Muskita
Merauke,PSP – Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit kusta dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kehigienisan diri, serta memperhatikan sanitasi lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevile R. Muskita, mengatakan kusta kerap muncul tanpa gejala yang jelas. Salah satu tanda awal yang perlu diwaspadai adalah munculnya bercak putih pada bagian tubuh yang tidak disertai rasa gatal.
“Jika ada bercak putih yang tidak gatal, itu patut dicurigai dan segera diperiksa. Semakin cepat penyakit diketahui dan diobati, tentu akan lebih baik hasilnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kusta merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani sejak dini. Dampak yang dapat terjadi antara lain claw hand atau jari kaku dan bengkok, drop foot atau kaki terkulai, kebutaan, hidung pelana, disfigurasi wajah, hingga putusnya jari.
Untuk itu, masyarakat diminta tidak menunda pemeriksaan apabila menemukan gejala mencurigakan. Pemeriksaan dan pengobatan dapat dilakukan di seluruh puskesmas dengan memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan.
“Iya, di-cover BPJS Kesehatan. Obat tersedia di puskesmas, sama seperti TB. Karena obat-obatan ini merupakan bantuan luar negeri, maka ketika kita menemukan penderita kusta wajib dilaporkan. Setelah dilaporkan, obat akan dikirim ke daerah,” jelasnya.
Dinas Kesehatan menegaskan deteksi dini dan kepatuhan berobat menjadi kunci utama untuk mencegah kecacatan permanen serta memutus rantai penularan kusta di tengah masyarakat. Dinas kesehatan Merauke mencatat pada tahun 2025 terdapat 61 kasus baru kusta. Sebanyak 43 pria dan 18 perempuan. Tiga di antaranya anak-anak. [ERS-NAL]
