Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Senator Rudy Dorong Generasi Muda Papua Selatan Jaga Persatuan dan NKRI
Senator Rudy Tirtayana sana berkunjung ke SMP YPK Merauke
Merauke, PSP – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Provinsi Papua Selatan, Rudy Tirtayana mengunjungi SMP YPK Merauke, Jumat (13/2). Dalam kunjungannya tersebut, ia mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan sekaligus memberikan dukungan dan bantuan bagi pihak sekolah serta para siswa.
Rudy mengatakan, SMP YPK Merauke menjadi salah satu lokasi yang tepat untuk menyampaikan nilai-nilai kebangsaan karena mayoritas siswanya merupakan Orang Asli Papua (OAP).
“ Di sini kan rata-rata anak-anak OAP yang ada di SMP YPK. Jadi saya pikir ini satu tempat yang bagus untuk kita sampaikan,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.
Ia menegaskan pentingnya menanamkan rasa percaya diri dan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia kepada para pelajar sejak dini. Menurutnya, para siswa tidak boleh merasa minder ataupun berbeda, melainkan harus merasa sebagai bagian utuh dari Indonesia.
“ Sehingga mereka tidak merasa minder, merasa yang lain tapi mereka merasa bahwa walaupun saya ini OAP, kita adalah satu, kita adalah Indonesia. Makanya saya ingin jalan-jalan ke tempat ibu di sini dan juga memberikan support sedikit,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rudy juga meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Ia menyebut, sebagai anggota Komite IV DPD RI yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN), pihaknya turut membahas anggaran program tersebut.
“ Kebetulan saya di Komite IV yang memang bermitra dengan BGN, kami juga membahas masalah anggarannya MBG. Artinya kalau dilihat dari ini kan lumayan bagus ya, mungkin tinggal nanti kita evaluasi, kalau memang bagus diteruskan, tapi kalau tidak mungkin diperbaiki,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan harus terus digaungkan, terutama kepada generasi muda sebagai penerus bangsa. Penanaman nilai persatuan dan kesatuan, kata dia, menjadi kunci menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “ Kita tidak mau perpecahan, justru kita berharap Indonesia tetap bersatu dan kalau damai itu kan ekonomi berjalan, pendidikan jalan, semua jalan, tapi kalau kita bentrok, artinya ya istilahnya pertikaian antar suku atau antara kelompok itu kan nanti mengganggu semua, ekonomi terganggu, pendidikan terganggu, segala istilahnya kehidupan sosial yang ada di Merauke atau di Papua Selatan pasti kan terganggu,” pungkasnya.[JON-NAL]
