Tindak Lanjuti SE Mendagri, Distrik Merauke akan Aktifkan Kembali Siskamling
Arnoldus Rudolf
Merauke, PSP – Belum lama ini Menteri Dalam Negeri mengeluarkan Surat Edaran yang isinya memeirntahkan pengaktian Sitem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan pos Ronda di tingkat Rt/RW.
Menindaklanjuti edaran tersebut, Kepala Distrik Merauke, Arnoldus Rudolf mengatakan sampai saat ini pihaknya belum bahas namun forumnya akan dibahas segera biasanya dalam forum Musrembang. Namun mengingat ini mendesak, dirinya akan laporkan kembali ke tim TAPD agar di perubahan anggaran ini bisa nanti dibantu karena selama ini terkendala dengan anggaran yang ada.
“ Karena selama ini anggaran yang ada di kelurahan maupun di distrik ini memang tidak bisa membackup sepenuhnya untuk pengaktifan Siskamling yang ada di wilayah RT/RW maupun di kelurahan,” katanya kepada sejumlah wartawan di kantornya, Selasa (23/9).
Arnoldus mengungkapkan untuk di 5 kampung yang ada distrik Merauke selama ini sudah cukup aktif karena disana ada Linmas, namun untuk di kelurahan dengan padatnya penduduk dan konfleksitas masalah kriminalnya cukup tinggi perlu adanya pengaktifan Siskamling.
“ Sampai saat ini tidak sampai 10 pos kamling yang aktif namun ini rata-rata di komplek perumahan, sedangkan untuk di beberapa titik yang rawan memang selama ini tidak ada pos Kamling. namun di beberapa titik yang sangat rawan dalam hal ini kategori merah memang masyarakat menyarankan untuk dibangun langsung pos polisi. Ini memang kami akan mungkin dengan Lurah untuk bagaimana bisa rapat bersama RT untuk bisa mengentarisir dulu pos-pos Kamling yang sudah ada namun belum aktif ini bisa diaktifkan kembali sambil nanti untuk didata kalau memang ada daerah-daerah atau titik-titik rawan yang ada di kelurahan ini mungkin bisa segera diusulkan untuk pembangunan Siskamling,” jelasnya.
Namung begitu, masyarakat juga diminta untuk turut aktif dalam melaksanakan Siskamling sehingga kondisi di wilayahnya bisa lebih aman dan warga juga merasa nyaman. “ Yang paling penting juga adalah keaktifan warga masyarakat dalam melaksanakan Siskamling karena percuma juga kalau ada pos Kamling tapi warga tidak menjaga,” pungkasnya.[JON-NAL]
