Kehadiran Rumah Adat Tongkonan di Boven Digoel Diharpkan Membawa dampak Positif pada seluruh Masyarakat Boven Digoel

0
Plt Bupati Lexi Romel Wagiu saat memberikan sambutan pada acara syukuran rumah adat tongkonan toraja

Plt Bupati Lexi Romel Wagiu saat memberikan sambutan pada acara syukuran rumah adat tongkonan toraja

Tanah Merah, PSP – Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Gelar syukuran Rumah Adat Tongkonan Toraja di kabupaten Boven Digoel, hadir dalam kegiatan syukuran tersebut, Wakil Gubernur Provinsi Papua Paskalis Imadawa, Plt Bupati Boven Digoel Lexi Romel Wagiu, Kapolres Boven Digoel Dandim 1711/bvd, serta seluruh Forkopimda di lingkungan Pemda Boven Digoel.

Plt Bupati Lexi Romel Wagiu saat memberikan sambutan mengatakan, Rumah adat Tongkonan Toraja bukan hanya sekadar bangunan fisik, melainkan simbol jati diri, warisan leluhur, serta identitas budaya masyarakat toraja yang sarat makna. rumah adat Tongkonan Toraja mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan terhadap tradisi serta para pendahulu kita.

Dikatakan Plt Bupati Lexi, pembangunan dan pelestarian rumah adat seperti ini adalah bagian penting untuk menjaga kearifan lokal agar tidak luntur oleh arus modernisasi. oleh karena itu, saya atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada keluarga besar Bapak Nikson Pampang, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan rumah adat toraja tersebut.

Plt Bupati juga berharap agar semoga rumah adat ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga menjadi pusat kegiatan budaya, tempat bermusyawarah, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat. Sementara Pemerintah daerah sangat mendukung pelestarian budaya Toraja dalam berbagai bentuk, termasuk pelestarian arsitektur tradisional, bahasa, adat istiadat, hingga upacara-upacara adat yang sarat akan nilai filosofi, dan juga pelestarian budaya adat lainnya.

Menurut Plt Bupati, syukuran rumah adat toraja bukan hanya sekedar bentuk rasa syukur, tetapi juga menjadi wahana penting dalam menjaga kelestarian budaya Toraja. melalui kegiatan ini, nilai-nilai adat, spiritualitas, kebersamaan, serta identitas lokal terus di hidupkan dan di wariskan dari generasi ke generasi. “selaku pemerintah daerah, saya berharap kegiatan seperti syukuran rumah adat toraja ini dapat menjadi momentum untuk membangkitkan kembali rasa cinta masyarakat terhadap budaya dan terus di lestarikan sebagai bentuk nyata dari kehormatan terhadap budaya dan warisan leluhur masyarakat toraja.akhir kata, mari kita jaga dan rawat warisan leluhur ini dengan sepenuh hati. semoga rumah adat toraja ini dapat membawa keberkahan, kedamaian, dan menjadi rumah yang penuh cinta dan persatuan,”tutupnya.[VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *