Empat Calon Jemaah Haji Asal Mappi Siap Berangkat
Kepala Kantor Kementerian Keagamaan Kabupaten Mappi, Yohanes K. Dhendi, S.Pd.K
Mappi, PSP – Sejak tahun 2020 dan 2021 penyelenggaraan ibadah haji tidak dapat dilaksanakan karena terkendala wabah pandemi Covid-19. Namun dengan situasi pandemi Covid-19 yang membaik, sehingga penyelenggaraan ibadah haji bisa dilaksanakan di tahun ini. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mappi Provinsi Papua, Yohanes K. Dhendi, S.Pd.K.
“ Untuk kabupaten mappi tahun ini ada empat calon Jemaah haji yang akan diberangkatkan, lalu dari empat calon haji ini akan masuk di kloter 16, itu bergabung dengan kabupaten Merauke, Yapen, Boven Digoel, Waropen dan Sarmi. Menurut jadwal yang dikeluarkan oleh asrama haji embarkasi makassar, kloter 16 masuk asrama haji ditanggal 28 Juni, dan akan dilakukan penerimaan di embarkasi makassar tanggal 29 Juni, dan pemberangkatan di tanah suci tanggal 30 Juni,” kata Yohanes saat ditemui di ruang kerjannya, Kamis (23/6/22).
Lanjutnya, selesai ibadah haji di tanah suci, mereka akan tiba kembali di tanah air dalam hal ini asrama haji embarkasi makassar pada 11 Agustus 2022. Lalu untuk pembekalan manasik haji sendiri sudah dilakukan di kabupaten merauke, memang manasik haji tidak dilakukan di kabupaten mappi, karena tempat tinggal calon haji yang tidak tetap, karena mereka berasal dari daerah rantau, sehingga digabungkan dengan calon haji di kabupaten merauke.
“Kantor kementerian agama kabupaten mappi telah bekerja sama dengan kantor kementerian agama kabupaten merauke, sehingga rata-rata menyangkut manasik haji, pemeriksaan kesehatan, imigrasi dan beberapa urusan lainnya dilengkapi di kabupaten merauke. Lalu semoga empat calon haji yang berangkat nantinya, bisa benar-benar mempersiapkan diri sesuai dengan aturan ketentuan dan juga bimbingan yang sudah diberikan oleh kementerian agama, supaya bisa menjalankan ibadah ini sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” tuturnya. Ia juga berharap, untuk calon haji tetap menjaga kesehatan dengan baik, karena situasi pandemi Covid belum dinyatakan pulih sepenuhnya, maka tetap mematuhi protokol kesehatan dengan baik. Dan semoga rangkaian kegiatan bisa diikuti secara penuh, sehingga bisa mendapatkan predikat haji mabrur. Kemudian calon haji yang nantinya beragkat pada tanah suci, tentu adalah duta yang dipercayakan, maka diharapkan bisa menjaga nama baik bangsa dan negara republik Indonesia. [RADE-NAL]
