Harga Kontainer Naik, Bahan Bangunan Ikut Naik
Tumpukan kontainer di terminal pelabuhan Yos Sudarso Merauke. Foto: PSP/NAL
Merauke, PSP – Kenaikan harga kontener, memicu kenaikan harga barang bahan bangunan. Kenaikan harga disesuaikan dengan harga kubikasi, untuk saat ini kenaikan harga bahan bangunan sekitar 2% persen.
“Kenaikan harga kontener ini bukan menjadi penyebab utama kenaikan harga barang baik bangunan maupun sembako, tetapi ada beberapa faktor lainnya yang perlu kita ketahui seperti kenaikan Crude Palm Oil (CPO) secara nasional, sehingga mempengaruhi kenaikan harga minyak goreng dan beberapa penyebab lainnya,” kata pemilik toko bahan bangunan Anugerah, Antoni saat ditemui disela-sela kesibukannya, Jumat (21/1/22).
Selain itu, kata dia, dalam penggunaan kontener rata-rata kalau bahan bangunan kita ambilnya yang Less Container Load (LCL), sehingga pengiriman barang juga tidak terlalu banyak, namun pada dasarnya tetap mengalami kenaikan harga kontener, tetapi dampaknya tidak begitu meningkat jika hanya pengiriman barang bangunan.
“Namun yang paling meningkat adalah kenaikan harga kontener untuk pengirimam barang sembako, karena rata-rata untuk penggunaan kontenernya lebih dari satu, maka kita jangat kanget kalau harga barang meningkat hingga 4% persen, dan juga kenaikan harga kontener ini memang hampir perbulan mengalami kenaikan harga,” terangnya.
Harapannya, agar harga kontener bisa normal lagi, karena banyak faktor yang membuat harga ini naik cukup tinggi, lalu ditambah lagi dengan kenaikan harga kontener ini, tentu sebagai produsen maupun konsumen tetap merasa tertekan dengan kenaikan harga kontener ini, dan jika harga kontener normal otomanis harga barang lainnya juga akan tetap terjangkau. [RADE-NAL]
