Edi Mangun Kaget Stok Premium di Merauke 9 Juta KL
Ilustrasi
Merauke, PSP – PT Pertamina angkat bicara terkait kekosongan Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium. Hal itu disampaikan Unit Manager Communication & CSR Pertamina Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengatakan untuk BBM jenis Premium merupakan ranahnya pemerintah untuk menentukan kuota setiap daerah. Pihaknya hanya diberikan tugas untuk melakukan penyaluran.
” Sesuai mekanisme bahwa Premium itu BBM subsidi, yang menentukan jumlah, yang menentukan beredar atau tidak itu pemerintah,” katanya kepada media ini saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (26/22).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup telah mengeluarkan kebijakan yang mana BBM yang bagus terhadap lingkungan itu yang memiliki Oktan diatas 90, sedangkan untuk BBM Premium memiliki oktan 88.
” Kalau ditanya ke Pertamina, kami itu kan mendistribusi BBM subsidi Premium, Solar berdasarkan surat dari Pemerintah BPH Migas. Kalau untuk Premium ada kebijakan pemerintah terkait lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup bahwa BBM sehat itu adalah BBM yang oktannya diatas 90, artinya kami hanya disuruh mengedarkan BBM yang oktannya diatas 90,berarti yang 88 kan tidak,” jelasnya.
Lebih lanjut mengenai informasi yang menyatakan bahwa kabupaten Merauke memiliki stok 9 Juta Kiloliter Premium yang belum disalurkan, dirinya merasa kaget mengingat jumlah kuota Premium untuk seluruh wilayah Indonesia saja hanya 10 juta lebih Kiloliter.
” Yang saya tau data nasional triwulan itu adalah 10 juta sekian KL Premium Subsidi, kemudian kalau ada 9 juta KL di Merauke yang tidak beredar jujur saja hebat betul berarti Merauke bisa mengusulkan kuota sebanyak itu,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya sampai saat ini masih menunggu peraturan terbaru terkait aturan pengedaran BBM subsidi yang memiliki Oktan dibawah 90.
” Ini barangnya pemerintah, jadi bisa disalurkan atau tidak kembali dari menunggu informasi dari Pemerintah, kalau kebijakannya dibuka lagi kami stoknya ada lagi, kami salurkan tapi kalau arahnya tetap di Oktan 90 ke atas, yang kami salurkan adalah oktan 90 ke atas,” pungkasnya. [JON-NAL]
