PMI Merauke Bantu Orang Miskin Berobat

0
Pelantikan Pengurus PMI Merauke Periode 2021-2026 (4)

Pelantikan Pengurus PMI Merauke Periode 2021-2026. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Merauke periode 2021-2026 resmi dilantik oleh Ketua PMI Provinsi Papua. Usai dilantik, PMI Merauke akan berupaya membantu mayarakat kurang mampu untuk memperoleh layanan kesehatan.

“Ada istilah bahwa orang miskin tidak boleh sakit, karena biaya berobat mahal sekali. Kami berharap kedepan ini PMI bisa membantu mengurangi sedikit harapan orang-orang miskin yang takut sakit karena tidak dapat pelayanan,” kata ketua PMI Merauke, Dominikus Ulukyana, di Hotel Swisbell Merauke, Selasa (16/11).

Kegiatan pelantikan ini dipimpin secara langsung oleh Ketua PMI Provinsi Papua, Yolanda Tinal pengurus yang baru akan bekerja untuk semakin mengenalkan PMI kepada masyarakat luas yang mencakup keberbagai lapisan masyarakat.

“Dalam menjalankan Palang Merah ini, susah-susah gampang, lebih susah bagi yang tidak memiliki hati dan jiwa kepungurusan yang tinggi. Yang kita urus ini adalah manusia, dengan permasalahan mendasar mereka, masalah sosial mereka. Komitmen anda sekalian untuk bergerak dalam bidang kemanusiaan itu harus menjadi dasar dan perhatian anda sekalian,” terangnya usai melantik pengurus PMI Merauke kemarin.

Yolanda menambahkan, bahwa salah satu komponen terpenting yang dimiliki PMI adalah relawan yang selalu ada dalam barisan terdepan dalam setiap kegiatan, apalagi pada saat bencana. Menurut Yolanda, Relawan adalah garda tedepan PMI, yang selalu siap dan setia memberikan tenaganya, hatinya kepada masyarakat, secara khusus masyarakat Papua.

Sementara itu, Asisten tiga Setda Merauke, Yacobus Duwiri dalam kesempatan yang sama mengemukakan bahwa PMI adalah salah satu organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan yang mempunyai komitmen utuh yang berpihak kepada kemanusiaan, dengan tidak berfikir pada golongan politik, ras, suku agama, bahkan pihak-pihak organisasi tertentu. “Selama ini yang dilakukan PMI adalah memberdayakan kapasitas masyarakat dan menghargai budaya dan kearifan lokal. Kedua, mendukung semanggat gotong royong dan kesetia kawanan. Ketiga, sebagai darmawan, menumbuh kembangkan kemandirian dan kapasitas masyarakat,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *