DINSOS Berikan Pendamping Kepada Anak-anak Pengguna Napza
Kepala Dinas Sosial Yohanes Samkakai
Merauke, PSP – Anak-anak pengguna napza tentu menjadi tanggung jawab dinas sosial, namun dengan berjalan waktu dinas sosial sendiri telah berupaya melakukan program pembinaan pada anak-anak pengguna napza, dan proses pembinaan ini sudah diimplementasikan selama 2 bulan. Program pembinaan ini dilaksanaksn setiap tahun dengan anggaran dari dana Otonomi Khusus (OTSUS).
Kepala Dinas Sosial Yohanes Samkakai mengungkapkan bahwa, dengan penyediaan dana OTSUS, dinas sosial akan melakukan pembinaan pada anak-anak pengguna napza, dan untuk anak-anak pengguna napza yang tahap pertama usai didampingi.dinas sosial telah kembalikan pada keluarga mereka, dan diakhir tahun ini dinas sosial akan melakukan pembinaan pada anak-anak pengguna napza dengan target 50 anak penggunaan napza.
“Harapan dinas sosial pada keluarganya, agar tetap bertanggung jawab atas kehidupan mereka, dan juga harus diperhatikan pendidikannya, karena dinas sosial sendiri bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dinas, dan menyangkut dengan kehidupan dan pendidikan mereka tentu menjadi tanggung jawab keluarga dan instansi terkait,” ungkap Yohanes saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (16/11/21).
Sambungnya, memang ini proses awal pembinaan yang dilakukan oleh dinas sosial, sehingga ada beberapa kendala yang dihadapi, namun semua kendala dalam proses pembinaan bisa di selesaikan dengan baik selama 2 bulan berjalannya kegiatan pembinaan. Dalam proses pembinaan ini juga kami bekerja sama dengan pihak universitas musamus untuk melakukan kegiatan pembinaan secara bersamaan.
“Untuk pembinaan pada anak-anak pengguna napza ini memang membutuhkan waktu 6 bulan, tetapi karena dinas juga mengalami beberapa kendala terkait dengan fasilitas sarana dan prasarana sehingga dinas hanya bisa melakukan pembinaan selama 2 bulan saja,” ujarnya.
Dia juga mengajak, agar kita bersama-sama menjadi panutan bagi anak-anak pengguna napza ini, karena anak-anak ini ada titipan Tuhan, dan juga mereka mempunyai cita-cita yang tinggi untuk menjadi orang-orang yang berguna, sehingga pada keluarga dan instansi terkait agar memberikan dukungan penuh dalam menggapai pendidikan mereka. [Rade-NSL]
