Tidak Terima Dituduh Mencuri, Penyebab Cafe Dj Aswil Dibakar
Caffe Dj Aswil saat dibakar sekelompok maayarakat. Foto: PSP/VER
Tanah Merah, PSP – Kasus pembakaran Caffe Karaoke Dj Aswil di jalan SMA Tanah Merah ,Senin (13/09) pada pukul 05:00 Wit masih terus didalami oleh pihak Kepolisian. Kasat Reskrim Polres Boven Digoel melalui KBO Reskrim Arnol mengatakan, hingga saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan baik terhadap pelaku maupun pemilik cafe.
Â
“Namun hingga saat ini kita baru periksa LG, nanti kita juga akan panggil pemilik Caffe beserta saksi-saksi yang ada pada saat di TKP. Dan kasus ini kita dalam penyelidikan,” ucapnya singkat saat ditemui di ruang kerjanya.
Pemilik Cafe Dj Aswil, Jimi (35) saat ditemui di kediamannya menceritakan, seperti biasanya Cafe Dj Aswil beroperasi dari pukul 20:00 Wit hingga pukul 00:00 Wit. Saat kejadian, pelaku berinisial LG bersama empat rekannya yang merupakan oknum aparat mendatangi Cafe sekitar pukul 22:00 Wit.
Ketika itu mereka memesan salah satu room dan ditemani dua Pramuria serta dua botol Wiski Robinson.
Dikatakan Jimi, semula semuanya berjalan dengan aman, namun setelah pukul 00:00 Wit, pelaku LG ingin menambah satu jam. Namun pemilik Cafe menolak, karena kekurangan pembayaran sebesar Rp 900.000, selain itu juga jam operasional cafe tersebut sudah harus ditutup pada pukul 00:00 Wit.
Karena tidak terima, pelaku ingin menyembunyikan Mic, sementara istri dari pemilik Cafe ingin mengambil mic yang disembunyikan. Namun pelaku langsung memukul istri korban dibagian dahi. Melihat itu, pramuria serta karyawan Cafe langsung mengeroyok pelaku hingga babak belur.
“Jadi pada saat istri saya kena pukul dari pelaku ini, para ladys dengan karyawan saya dan yang lainnya langsung mengeroyok pelaku, dan selesai itu pelaku dengan empat rekannya langsung meninggalkan Cafe,” kata Jimmy.
Usai pertengkaran itu, Lanjut Jimy,  dirinya tidak mengira kalau pelaku akan kembali membawa temannya kurang lebih ada 15 orang. Mereka langsung melakukan pengrusakan, serta membakar Cafe menggunakan bensin.Â
Tidak hanya membakar Cafe, teman-teman pelaku masuk ke dalam Mess pramuria dan melakukan pemukulan. Akibat pemukulan itu, beberapa orang pramuria mengalami luka-luka lebam. Jimi menduga pembakaran Cafe miliknya itu melibatkan oknum aparat.
Saat dikonfirmasi,  Pelaku LG ,menuturkan  bahwa pada saat usai karaoke dirinya ingin membayar. Namun dituduh mencuri mic, sehingga langsung dikeroyok karyawan Caffe. Tidak terima dengan perlakuan karyawan Cafe, LG langsung memangil rekan-rekannya dan melakukan pengrusakan serta pembakaran terhadap Cafe Aswil. “Saya tidak terima ya, kalau saya diperlakukan seperti itu,” tutur LG saat ditemui di kediamannya.
[VER-NAL]
