RIP dr. Petrus Paulus Tiniyap, Pahlawan Covid-19 Gugur
Ratusan Sahabat Mengantarkan dr. Petrus Di Tempat Peristirahatan. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – dr. Petrus Paulus Tiniyap, salah satu dokter yang tergabung dalam Tim Covid-19 RSUD Kebupaten Merauke meninggal dunia akibat terpapar covid-19, pada Sabtu (21/8) sekitar Pukul 10.09 WIT.
Kepergianya menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga, seluruh sahabat di tim covid-19 dan dunia kesehatan. Ratusan rekan-rekan dan keluarga berbondong-bondong mengantarkannya kerumah peristirahatan terakhir, di TPU Kabupaten Merauke, Tanah Miring.
Ketua Tim Covid-19 RSUD Merauke, Paul Kalalo menjelaskan bahwa Petrus sebelumnya melakukan isolasi mandiri di rumah usai dinyatakan positif covid-19. Namun, Kondisinya semakin parah sehingga ia harus dirawat diruang isolasi RSUD Merauke.
“Beliau kemarin sudah melakukan perawatan kurang lebih 4 hari di Rumah sakit. Jadi beliau waktu itu melakukan isolasi mandiri, tetapi kemudian kondisinya memburuk. Kemudian beliau kita rawat di rumah sakit dari tanggal 14 atau 15 Agustus,” terangnya di TPU Kabupaten Merauke, Sabtu (21/8).
Paul menjelaskan bahwa dalam tugas terkahirnya, Petrus merupakan ketua tim yang bertugas melakukan skrining setiap pasien yang akan masuk rumah sakit.
Mewakili seluruh Dokter dan tim kesehatan di RSUD Merauke, Paul memberikan hormat dan apresiasi yang telah didedikasikan baik, ilmu, tenaga, dan jiwa raganya dalam membantu melawan virus covid-19. “Kami segenap tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah Merauke dan segenap dokter di Kabupaten Merauke, sangat merasa kehilangan terhadap teman sejawat kami, yang harus gugur karena covid. Kami sangat mengapresiasi jasa-jasa beliau dalam tim. Saya atas nama pribadi dan tim tenaga medis dan dokter di Merauke mengucapkan selamat jalan sahabatku, teman kami. Mudah-mudahan amalmu diterima disisi tuhan yang maha esa, dan berharap keluarga bisa tabah kuat dalam menghadapi cobaan ini,” pungkasnya. [WEND-NAL]


