Juni 2021, Jumlah Peserta BPJS TK 29.719 Peserta
Kepala cabang BPJS Ketenagakerjaan Merauke, Alamsyah Ali.
Merauke, PSP – Hingga semester satu di tahun 2021 ini, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan cabang Merauke yang mencakup wilayah kerja di 3 kabupaten yaitu Merauke, Boven Digoel dan Mappi sudah mencapai hingga 29 ribu lebih peserta. Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Merauke, Alamsyah Ali saat ditemui Papua Selatan Pos belum lama ini.
“ Dari semester satu dari Januari sampai Juni ini sudah ada 21.145 peserta yang terdaftar di kami, itu untuk pekerja penerima upah. Sedangkan untuk pekerja informal ada sekitar 8.574 terdiri dari nelayan, pedagang dan petani,” kata Alamsyah.
Hanya saja, jika melihat dari total data penduduk dari Badan Pusat Statistika (BPS) jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan Merauke masih dibawah 50 persen.
“ Jadi kalau kita bandingkan dengan data BPS, mungkin barus 40 persen saja yang sudah terdaftar selebihnya itu belum terdaftar. Memang paling banyak yang belum terdaftar itu adalah di sektor peerintahan dalam arti di tenaga-tenaga kontrak maupun honor,” tuturnya.
Ia mejelaskan, mayoritas pekerja yang belum tercover BPJS Ketenagakerjaan didominasi oleh pegawai honor maupun pegawai kontrak yang ada di Pemerintah Daerah.
“ Jadi harapan kami dari pemerintah daerah selaku pemberi kerja ini bisa mendaftarkan tenaga-tenaga honornya. Kami menghimbau kepada masyarakat pekerja yang ada wilayah 3 kabupaten ini bisa terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan karena manfaatnya sangat banyak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Alamsyah menerangkan bahwa dengan mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan manfaat yang didapatkan pun sangat banyak, salah satunya yaitu biaya pengobatan dan perawatan bagi pekerja jika mengalami kecelakan kerja.
“ Manfaatnya sangat banyak, terkait dengan ada yang kecalak misalnya maka biaya pengobatan maupun biaya perawatan yang kami berikan itu unlimited, kemudian terjadi meninggal dunia, itu kami akan memberikan santunan besaranya 42 juta. Disamping itu juga kami memberikan beasiswa kepada anak peserta yang mengalami meninggal dunia,” pungkasnya.[JON-NAL]
