Waspada Penyakit yang Menyerang Ayam dan Itik

0
Sampel unggas mati.

Sampel unggas mati. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Merauke, drh. Retno P.H, M.Ec.Dev mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit unggas yang menyerang pada ayam dan itik. Hal ini disampaikan disebabkan sudah ada beberapa laporan yang masuk mengenai penyakit unggas di Merauke seperti yang terjadi di Tanah Miring, Kampung Yabamaru, Salor 1 dan 2, Semangga di Muram Sari dan  beberapa titik di Distrik Merauke.

“Kami masih mengumpulkan sampel. Namun untuk memastikan jenis penyakit harus dengan pengujian laboratorium,” ujar Retnk dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Retno mengatakan, pihaknya tengah memastikan jenis penyakit pada unggas guna mengantisipasi di kemudian hati.  “Kalaupun AI (Avian Influenza) kami juga harus pastikan jenisnya untuk bisa antisipasi ke depan. Harus ada peneguhan diagnosa dari laboratorium BBVet Maros,” kata dia.

Ia menghimbau, ternak peliharaan masyarakat secara intensif menerapkan biosecurity harus terus dilakukan. “Kami menyediakan vaksin Avian Influenza (AI) dan dapat diambil di dinas secara gratis,” ungkap Retno. Adapun gejalanya unggas yang harus diwaspadai diantaranya, ayam atau itik akan kelihatan ngantuk dan atau tiba-tiba mati dalam jumlah banyak. Sebagai langkah antisipasi, maka harus dilakukan tindakan desinfektan kandang menggunakan byeclean. Membatasi lalu lintas ternak, kendaraan dan orang ke dalam kandang. Memisahkan hewan sakit. Pemberian terapi, dan vitamin pada unggas. Unggas mati harus dikubur dan dibakar. Tidak mengkonsumsi unggas mati. Dan memastikan sebelum mengkonsumsi daging unggas terlebih dahulu dimasak hingga benar-benar matang. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *