Prajurit Yonif 611/AL, Bantu Persalinan Dua Ibu di Perbatasan RI-PNG

0
Persalinan warga perbatasan RI-PNG, yang dibantu oleh prajurit Satgas Yonif 611AL.

Persalinan warga perbatasan RI-PNG, yang dibantu oleh prajurit Satgas Yonif 611/AL. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long, patut diacungi jempol, atas kepedulian dan perhatiannya. Prajurit bagian kesehatan Pos Yanggandur dan Kondo itu,  berhasil membantu dua ibu untuk melahirkan di Yanggangdur, Distrik Naukenjerai dan Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, dalam sehari.

Dengan alat kesehatan yang terbatas dan bermodalkan pengalaman di bidang kesehatan, oleh mereka berdua, proses melahirkan itu berhasil dengan baik, dalam kurun waktu 15 hingga 20 menit, dan penuh dengan dramatis. Dengan sigap, selaku prajurit sejati, keduanya menunjukkan kemampuannya.  Alhasil, si ibu pun melahirkan anaknya dengan selamat dan penuh rasa gembira.

Maria Gebze, usai melalui proses melahirkan menyampaikan apresiasi kepada prajurit TNI AD asal Kalimantan tersebut. Di tangan dingin mereka, ia melahirkan putrinya dengan normal dan sehat. “ Saya sangat berterimakasih kepada bapak-bapak Satgas ini,” ujar Maria penuh haru.

Ia menyebut, kesehariannya, dalam menghadapi kendala-kendala, masyarakat banyak datang dan mengadu ke pos Pamtas. Karena, pria-pria berbaju loreng tersebut, cukup dekat dan humanis dengan warga setempat. “Sekali lagi, saya sampaikan terimakasih ,” pungkasnya.

Komandan Satgas Yonif 611/Awang Long, Mayor Inf Albert F Hutagalung mengatakan, sebagai atasan, ia merasa bangga atas  tindakan  bawahannya, yang selalu siap dalam membantu mangatasi kesulitan rakyat. Memang, hal itulah yang diharapkan, pimpinan atas. Sebab, TNI lahir dari rakyat dan mengabdi kepada rakyat, pula.

“Kehadiran kami di perbatasan ini, tidak hanya melaksanakan tugas pokok menjaga perbatasan saja. Di luar itu, kami juga dituntut membantu, baik barupa fisik atau non fisik kepada masyarakat di wilayah operasi,” beber Mayor Hutagalung, kemarin. Pamen TNI AD  jebolan Akmil tahun 2003 itu juga berharap, kehadiran Satgas Yonif 611/Awang Long dapat menjadi pendengar yang baik bagi keluh dan kesah masyarakat. [FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *