Warga Pesisir Lampu Satu Digegerkan dengan Mayat Seorang Kakek
Wakapolres mendatangi TKP temu mayat di pesisir lampu satu bersama anggota, kemarin. Foto: PSP/FHS
Kompol Yoga : Ada dugaan akibat kekerasan
Merauke, PSP – Warga pesisir Pantai Lampu Satu, Kelurahan Samkai, dengan penemuan sesosok mayat pria berumur 62 tahun, Kamis (4/3), sekitar pukul 06.00 Wit. Ia ditemukan dengan kondisi telentang di semak-semak.
Wakapolres Merauke, Kompol Leonardo Yoga,S.IK yang dikonfirmasi, membenarkan kasus tersebut. Ada dugaan mayat tersebut merupakan korban kekerasan, karena ditemukan sejumlah luka di bagian tubuhnya, di bagian kepala, pelipis, pipi, hingga hidung. “Hasil otopsi dari dokter Urdokkes Polres Merauke, demikian,” ujar Kompol Yoga, di ruang kerjanya, kemarin.
Mayat sendiri, setelah petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), langsung dibawa ke Ruang jenazah RSUD Merauke. Bahkan, pihak keluarga juga sudah berkoordinasi guna proses pemakaman. Sesuai identitas, dia selama ini bermukim di Wayau.
Langkah dari Polres Merauke, kini sedang melakukan pengembangan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku dibalik hilangnya nyawa kakek tersebut. Dimana, petugas masih sedang mencari para saksi, guna mendapatkan informasi. “Apakah ini akibat penganiayaan atau korban kecelakaan, kita sedang menyelidikinya lebih dalam. Ini sedang kita kembangkan lagi,” katanya.
Mengenai keberadaan sebuah balok yang ditemukan di sekitar TKP, Wakapolres, menyebut, pihaknya belum bisa memastikan, apakah ada keterkaitan dengan kasus yang terjadi. Sebab, belum ada tanda-tanda darah atau kulit yang melekat di balok tersebut. “Informasi perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan. Mohon, rekan-rekan bersabar ya, tim sedang bekerja,” pungkasnya.[FHS-NAL]
