Petugas Gali Kubur Menanti Insentif Covid
Supriyadi Saputra
Merauke,PSP – Bukan hanya tenaga kesehatan saja yang ingin mendapatkan insentif dari dana covid-19. Petugas gali kubur juga berharap bisa mendapatkan insentif. Soalnya mereka sudah bekerja untuk menangani pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.
“ Sampai saat ini mereka (petugas gali kubur, red) belum mendapatkan insentif covid-19 sepersenpun. Kalau dengar kabar, bahwa mereka dapat insentif dana covid-19, tapi belum tau kapan mereka terima,” ungkap Kepala Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Miring, Supriyadi Saputra saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, (1/2/2021).
Supriyadi mengakui sebetulnya petugas gali kubur memiliki gaji dari pemda sebesar Rp. 120 ribu. Tetapi dengan adanya pandemi covid-19 ini, mereka mengharapkan adanya insentif covid-19.
Ia juga mengungkapkan untuk pemakaman pasien Covid-19 tentu saja memperhatikan protocol kesehatan, supaya tidak tertular virus Corona kepada para petugas gali kubur.
“ Khusus makam Covid kami buat berjarak. Karena saat musim hujan, air yang di dalam tanah merembes dan dikhawatirkan air rembesan itu membawa virus. Takutnya para pekerja terpapar virus. Kalau terpapar siapa lagi yang kerja,” ungkap Supriyadi. Ia juga menerangkan pemakaman pasien Covid-19 dipisahkan dengan pemakaman umum. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus. Masih kata Supriyadi, bahwa dalam proses penggalian, petugas hanya mengenakan sarung tangan dan masker. Selain itu, proses penggalian masih menggunakan manual. [CR27-NAL]
