Di UI Gubernur Papua Selatan Sebut Universitas di Papua Masih Butuh Bimbingan
Gubernur Apolo saat penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan dan Universitas Indonesia (UI) di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (16/4).
Merauke, PSP – Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyatakan tiga perguruan tinggi di Papua masih membutuhkan bimbingan dari universitas besar di Indonesia untuk mendukung pengembangan pendidikan.
Hal itu disampaikan Apolo saat penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan dan Universitas Indonesia (UI) di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (16/4).
“Walaupun tiga universitas ini sedang berkembang, kami masih membutuhkan bimbingan dari universitas besar di Indonesia,” kata Apolo.
Tiga perguruan tinggi tersebut yakni Universitas Negeri Papua (Unipa) di Manokwari, Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura, dan Universitas Musamus (Unmus) di Merauke.
Kerja sama antara Pemprov Papua Selatan dan UI mencakup penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui program pendidikan jenjang sarjana (S1) dan magister (S2). Kesepakatan diteken oleh Apolo Safanpo dan Wakil Rektor I Bidang Akademik UI Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo.
Apolo berharap kerja sama ini membuka peluang lebih luas bagi putra-putri Papua Selatan untuk melanjutkan pendidikan di UI, termasuk melalui program afirmasi.
“Oleh karena itu, kita perlu kerjasama, dan juga mohon UI kedepan bisa membuka peluang bagi anak-anak kami bukan hanya yang magister atau S2 tapi juga kepada sarjana (S1) diberbagai bidang studi,”ujarnya.
Di tempat yang sama, Mahmud Sudibandriyo mengatakan kerja sama ini merupakan penguatan kolaborasi yang sebelumnya telah dilakukan bersama Kementerian Transmigrasi melalui program ekspedisi dan beasiswa Patriot.
Menurutnya, kerja sama tersebut akan dikembangkan ke bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. UI juga berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa serta kebijakan penerimaan mahasiswa yang lebih merata dari seluruh Indonesia.
“Sekarang ini kita mempunyai kebijakan bahwa penerimaan mahasiswa baru itu merata di seluruh Indonesia,”ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan segera ditindaklanjuti dalam program teknis agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Papua Selatan. “Semoga dengan kerjasama yang kita sepakati hari ini dapat segera ditindak lanjuti dengan jenjang kerjasama yang teknis,sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di Papua Selatan,” kata dia. [ERS-NAL]
