Kado HUT ke-124, Merauke Raih Predikat B SAKIP Tahun 2025

0
Bupati Yoseph usai mengikuti penganugerahan SAKIP tahun 2025 melalui zoom meeting

Bupati Yoseph usai mengikuti penganugerahan SAKIP tahun 2025 melalui zoom meeting

Merauke, PSP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke berhasil meraih predikat B dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025. Capaian ini menjadi peningkatan signifikan setelah beberapa tahun sebelumnya Merauke berada pada predikat CC.

Bupati Merauke, Yoseph B. Gebze, menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut.

“ Bersyukur pada Tuhan karena di pagi hingga siang hari ini (Kemarin, Red), kita sama-sama baru saja mengikuti melalui Zoom Meeting bahwa penganugerahan SAKIP pada daerah-daerah yang sudah mempraktekan zona integritas dan juga penilaian kinerja pada seluruh daerah di seluruh Indonesia,” ujarnya kepada wartawan usai mengikuti penganugrahan SAKIP melalui Zoom Meeting di kantor Bupati, Rabu (11/2)

Bupati Yoseph menjelaskan, Kabupaten Merauke masuk sebagai salah satu dari 17 daerah yang menerima predikat B.

“ Khusus untuk Kabupaten Merauke masuk dalam salah satu daerah dari tujuh belas daerah yang menerima SAKIP dengan predikat B,” katanya.

Bupati Yoseph menjelaskan, penilaian SAKIP didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 serta Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang pelaporan keuangan dan kinerja instansi pemerintah. Setiap tahun, Pemkab Merauke secara rutin menyampaikan laporan tersebut.

“ Di beberapa regulasi itu disebutkan bahwa dalam pengelolaan keuangan daerah, kita tidak hanya melaporkan performance atau pelaporan daripada sistem pengelolaan keuangan, tetapi juga sistem kinerja yang harus kita laporkan,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan dengan capaian kinerja aparatur.

“ Jadi harus balance antara misalnya kita WTP dengan kinerja, ini dua-duanya harus seimbang sehingga ketika anggaran kita pertanggung jawabkan, tapi kinerja aparatur juga harus bisa mendukung daripada pengelolaan keuangan secara baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Yoseph menyebut bahwa tujuan akhir dari pengelolaan keuangan dan kinerja pemerintah adalah manfaat nyata bagi masyarakat.

“ Jadi mulai dari sistem perencanaan, kemudian penganggaran, pelaksanaan, monitoring, evaluasi sampai dengan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Ini perlu didukung dengan kinerja aparatur yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat penyusunan RPJMD, Pemkab Merauke telah menitikberatkan pada penguatan perencanaan, penganggaran, serta penetapan indikator kinerja utama yang jelas dan terukur agar pelayanan publik semakin optimal.

Capaian predikat B ini disebutnya sebagai hasil kerja keras seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“ Ini satu prestasi juga bagi kita semua, bukan hanya Bupati-Wakil Bupati, tetapi seluruh instansi pemerintah Kabupaten Merauke yang sudah berjuang keras, patuh pada regulasi yang ada, dan juga beberapa hal yang menyangkut kinerja,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembenahan tetap harus dilakukan, termasuk memperjelas pembagian kerja, meningkatkan ketepatan program dan kegiatan agar berdampak langsung kepada masyarakat.

“ Kalau nanti di tahun-tahun mendatang dievaluasi, minimal kita sudah bisa punya predikat lebih baik lagi. Jadi ini semua upaya yang kita ingin capai, mudah-mudahan nanti tahun-tahun mendatang kita bisa masuk ke predikat BB,” harapnya. Capaian ini juga menjadi kado istimewa menjelang Hari Ulang Tahun ke-124 Kabupaten Merauke. Ia optimistis dengan perbaikan indikator kinerja secara berkelanjutan, Merauke akan semakin maju, patuh terhadap regulasi, serta mampu menjadi pelayan yang lebih baik bagi masyarakat.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *