Jefri Nirahua : RPJMD harus Sesuai dengan Visi pembangunan Boven Digoel yakni Tangguh, Aman, Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan
Staf ahli bidang Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Boven Digoel Drs. Jefri Nirahua saat memberikan arahan
Tanah Merah, PSP – Pemerintah daerah Kabupaten Boven Digul melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Boven Digoel gelar kegiatan Forum Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Boven Digoel Tahun 2025-2029, yang berlangsung di Gereja Rehobot tanah merah. Kamis (18/12).
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Boven Digoel Drs. Jefri Nirahua mengatakan, Musrenbang RPJMD memiliki makna yang sangat penting dan strategis dalam arah pembangunan daerah. Forum tersebut bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, melainkan merupakan wadah resmi dan partisipatif untuk menyatukan pikiran, menyelaraskan kepentingan, serta merumuskan komitmen bersama dalam menentukan masa depan Kabupaten Boven Digoel selama lima tahun ke depan.
Dikatakan Jefri, RPJMD merupakan dokumen pembangunan yang menjadi pedoman utama penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan kepemimpinan Daerah. Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara sungguh-sungguh, berorientasi pada kebutuhan ril masyarakat, serta selaras dengan kebijakan pembangunan nasional dan Provinsi Papua Selatan.
Dijelaskan Jefri, sesuai dengan visi pembangunan Kabupaten Boven Digoel adalah Boven Digoel Tangguh, Aman, Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan, visi ini mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap terwujudnya daerah yang kuat menghadapi tantangan, aman dalam kehidupan sosial, maju dalam pembangunan, mandiri secara ekonomi, serta berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan sumber daya alam.
“Tangguh, mencerminkan kemampuan daerah untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Aman, mencerminkan komitmen menciptakan lingkungan yang aman, stabil, dan sejahtera. Maju, menggambarkan tekad untuk mewujudkan daerah yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan. Mandiri, mencerminkan kemampuan daerah berdiri di atas kekuatan sendiri dalam mengelola sumber daya. Dan yang terkait adalah Berkelanjutan, menegaskan pembangunan yang selaras dengan kelestarian lingkungan dan kehidupan sosial,”jelas Jefri.[VER-NAL]
