Jika Terealisasi, Bendungan Kali Muyu Mampu Penuhi Listrik PapSel, PaPeg, Hingga PNG

0
Nonce Saman

Nonce Saman

Nonce Saman: Kami harapkan dukungan masyarakat Papua Selatan

Merauke, PSP – Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua–Merauke, Nonce Saman, meminta dukungan seluruh masyarakat Papua Selatan untuk menyukseskan rencana pembangunan Bendungan Kali Muyu di Kabupaten Boven Digoel.

Menurutnya, proyek bendungan tersebut sangat strategis dan menjadi kebutuhan mendesak di wilayah yang selama ini kerap mengalami keterbatasan energi.

Nonce mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang mengusulkan kembali proyek tersebut kepada Direktorat Bendungan melalui Dirjen Sumber Daya Air (SDA) agar Papua Selatan mendapat perhatian lebih, khususnya dalam pembangunan infrastruktur bendungan. “Papua Selatan sangat susah mendapatkan energi. Kelangkaan BBM menjadi satu masalah ketika kita melakukan pembangunan,” ujar Nonce di Kantor BPJN Merauke, Rabu (3/12).

Nonce bilang, Bendungan Kali Muyu memiliki potensi besar jika terealisasi. Selain sebagai sumber air baku dan irigasi, bendungan ini juga direncanakan menjadi sumber energi listrik skala besar. “Kalau pembangunan bendungan ini berhasil, maka akan menghasilkan 300 Megawatt listrik. Secara perencanaan sebenarnya sudah selesai,” kata Nonce.

Meski demikian, tahap sosialisasi dinilai masih perlu dimaksimalkan. BWS Papua–Merauke berkomitmen untuk terus menggenjot sosialisasi agar masyarakat memahami manfaat jangka panjang pembangunan bendungan tersebut. “Saya harapkan semua orang, termasuk orang asli Papua di Papua Selatan, mendukung agar pembangunan Bendungan Kali Muyu bisa berjalan dan terealisasi,” harapnya.

Dalam kajian yang telah dilakukan, sambung Nonce, bendungan nantinya memiliki kapasitas energi yang cukup besar hingga mampu memberi pasokan bukan hanya untuk Papua Selatan, tetapi juga Papua Pegunungan bahkan Papua Nugini. Nonce berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus sehingga pembangunan bendungan strategis ini benar-benar dapat dilakukan demi peningkatan energi dan kemajuan wilayah Papua Selatan. [ERS-NAL]     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *