Apolo Safanpo Kembali Percayakan Yohanes Aun Jadi Sekretaris MRP Papua Selatan
Pelantikan dan pengukuhan pejabat eselon II oleh Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo.
Merauke, PSP – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, kembali mempercayakan Yohanes Aun untuk memegang kendali di Sekretariat Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Selatan. Yohanes Aun dikukuhkan bersama 27 pejabat Eselon II lainnya oleh Gubernur di Swiss-Bel Hotel Merauke, Kamis (13/11).
Dalam sambutannya, Gubernur Safanpo menegaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan tersebut bukan merupakan bentuk demosi atau penurunan jabatan, melainkan bagian dari penyegaran organisasi pemerintahan daerah.
“Pelantikan kali ini tidak ada yang terkait dengan demosi. Ini murni pergeseran berdasarkan kebutuhan organisasi untuk penyegaran,” katanya.
Adapun 27 pejabat yang dilantik dan dikukuhkan bersama Yohanes Aun terdiri atas 10 pejabat yang dilantik dan 18 pejabat yang dikukuhkan kembali. Mereka akan menempati posisi strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan.
Berikut daftar nama dan jabatan para pejabat yang dilantik dan dikukuhkan:
1.Agus Kurniawan, dari Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum menjadi Kepala Biro Hukum Setda Papua Selatan.
2.Agustinus Joko Guritno, dikukuhkan sebagai Asisten Sekda Bidang Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Rakyat.
3.Sunarjo, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
4.Ulmi Listianingsih Wayeni, Kepala Bappeda (Baperida).
5.Ignasius Babaga, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
6.Paskalis Netep, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
7.Benedicta C.H. Rahangiar, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.
8.Elias Refra, Kepala Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satpol PP.
9.Paino, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan.
10. Ramses Kambuaya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
11. Soleman Jambormias, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif.
12. Jujuk Riyanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan.
13. Petrus Asem, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
14. Hermina Ewenkos, Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, dan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.
15. Lambertus Ignasius Fatruan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi, dan Sumber Daya Mineral.
16. Karmin Eko Edrayanto Wador, Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Khusus, dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Selatan.
17. Petrus Olla Atawuwur, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Papua Selatan.
18. Rison Ronald Siala, Kepala Biro Umum Setda Papua Selatan.
19. Samuel Raymondus Kamarka, dari Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak menjadi Kepala Biro Organisasi Setda Papua Selatan.
20. Fidelis Nggol, dari Kepala Biro Organisasi menjadi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.
21. Robertus Kaize, dari Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan menjadi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan.
22. Willem Andrew Da Costa, dari Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan menjadi Kepala BKPSDM Papua Selatan.
23. Michael Rony Gomar, dari Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otonomi Khusus menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
24. Albert Alexander Rapami, dari Kepala BKPSDM menjadi Asisten Sekda Bidang Umum.
25. Laurensius Waimu, dari Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan.
26. Nelson Sasari, dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
27. Sucahyo Agung Dwi Ariyanto, dari Kepala Inspektorat Daerah menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum. Gubernur Safanpo minta para pejabat itu segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja masing-masing, serta meningkatkan kinerja pelayanan publik di Provinsi Papua Selatan. [ERS-NAL]
