Siklon Tropis Picu Hujan Lebat yang Terjadi Beberapa Hari Lalu di Merauke
Marsildus Keytimu
Merauke, PSP – Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) Papua Selatan, Marsildus Keytimu menjelaskan kondisi cuaca pada hari 11 November yang terpantau hujan deras sepanjang hari merupakan kondisi anomali dimana seharunya wilayah Merauke saat ini sudah memasuki musim hujan.
“ Terkait kondisi yang terjadi kemarin itu bisa kita katakan anomali, artinya tidak seperti biasanya karena inikan harusnya Merauke sudah masuk musim hujan,” katanya kepada media ini melalui sambungan telepon, Rabu (12/11).
Marsildus menjelaskan beberapa hari sebelum terjadinya hujan dengan intensitas tinggi tersebut terpantau kondisi cuaca di wilayah Merauke dalam periode kering yang disebabkan oleh adanya siklon tropis di wilayah selatan.
“ Tapi sebelum kejadian hujan lebat kemarin itukan ada beberapa hari periode kering sampai dari pantauan monitoring juga ada beberapa titik panas, jadi pemicunya sebenarnya ada fenomena siklon tropis di dekat Philipina itu yang memicu terjadinya pergeseran atau ditariknya awan-awan konvegtif di wilayah selatan,” jelasnya.
Kemudian setelah periode siklon tropis tersebut selesai dan kondisi kembali normal, disitulah akumulasi hujan dalam periode siklon tropis tersebut terakumulasi pada 11 November sehingga hujan yang terjadi cukup lebat. “ Sehingga harusnya normalnya kita sudah mungkin sudah berawan hingga hujan ringan karena energi ketarik kesana sehingga beberapa periode kebelakang itu yang sempat kering, setelah siklon tropisnya hilang dan kembali normal itu yang memicu harusnya normalnya hujannya itu intensitas ringan,” pungkasnya.[JON-NAL]
