BP3OKP Papua Selatan Dorong Keterlibatan Kontraktor OAP dalam Percepatan Pembangunan Papua Selatan

0
Kepala BP3OKP Papua Selatan saat melakukan audiensi dengan Forum Kontraktor OAP

Kepala BP3OKP Papua Selatan saat melakukan audiensi dengan Forum Kontraktor OAP

Merauke, PSP – Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Selatan, Yoseph Yolmen mendorong keterlibatan penuh Kontraktor Orang Asli Papua (OAP) dalam percepatan pembangunan Papua melalui penggunaan Dana Otsus khususnya dalam peningkatan ekonomi OAP.

Dalam upaya untuk mencapai hal tersebut, Kepala BP3OKP Papua Selatan menggelar audiensi dan diskusi bersama Forum Kontraktor OAP, Kamis (25/9) di kantor BPP Merauke. Audiensi ini dalam rangka melaksanakan fungsi Sinkronisasi, Harmonisasi, Evaluasi dan Koordinasi (SHEK) sebagaimana diamanatkan Perpres 121 Tahun 2022.

Salah satu Kontraktor OAP yang hadir dalam pertemuan tersebut, Herman Basik-Basik mengatakan pertemuan ini sangat penting dan punya arti yang sangat luar biasa untuk tanah Papua Selatan.

Herman menuturkan selama ini Kontraktor OAP selalu kalah dalam lelang paket pekerjaan di sistem E-Katalog karena regulasi yang mensyaratkan peserta lelang memiliki alat berat sendiri, sementara yang terjadi di lapangan banyak kontraktor OAP yang tidak memilikinya sehingga kalah saat mengikuti lelang tersebut.

“ Kita masuk kesitu (E-Katalog, Red) itu harus ada peralatan yang lengkap, harus ada eksavator, grader dan lain-lain itu harus lengkap, kita anak-anak Papua belum mampu,” katanya.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut dirinya meminta kepala BP3OKP agar menindaklanjuti hasil dari pertemuan ini ke tingkat Nasional agar ada regulasi khusus bagi kontraktor OAP termasuk paket Penunjukkan Langsung (PL) dibawah Rp. 2,5 Miliar bagi kontraktor OAP.

“ Itu harus ada kebijakan, regulasi khusus untuk kami anak Papua,” jelasnya.

Kepala BP3OKP Papua Selatan, Yoseph Yolmen mengatakan dirinya akan menindaklanjuti hasil diskusi ini di tingkat pusat dengan Pemerintah Pusat terutama dalam hal regulasi agar ada perhatian khusus bagi kontraktor OAP dalam mendapatkan paket pekerjaan. “ Regulasi inikan ada yang kapasitasnya untuk daerah ada juga untuk Nasional, tugas saya adalah untuk mengkoordinasikan di tingkat Nasional dan harapan saya dari yang kita diskusikan ini nanti ada perwakilan-perwakilan yang saya akan minta kita sama-sama ke Jakarta. Kami berharap juga nanti ada pertemuan juga dengan Dirjen di Jakarta supaya ini jadi clear untuk kita bersama sehingga kita juga bisa dapat masukan-masukan dari pusat,” jelasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *