Pasca Gempa Nabire, Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan dan Sarfas Tetap Aman

0
SPBU di Nabire.

SPBU di Nabire.

Merauke, PSP – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan seluruh sarana dan fasilitas (sarfas) penyaluran energi di wilayah Nabire dalam kondisi aman dan tetap beroperasi normal pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,6 yang terjadi pada Rabu, 18 September 2025 pukul 03.19 WIT, disusul gempa susulan pada pukul 07.53 WIT.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, menyampaikan bahwa tim operasional langsung melakukan pemeriksaan terhadap seluruh infrastruktur utama penyaluran energi sesaat setelah gempa terjadi.

“Sekitar pukul 04.00 WIT, kondisi Fuel Terminal (FT) Nabire dinyatakan aman tanpa kerusakan. Begitu juga dengan Aviation Fuel Terminal (AFT) Mozes Kilangin dan AFT Douw Aturure. Semua sarfas telah diperiksa dan siap untuk menyalurkan BBM maupun Avtur,” jelas Bramantyo.

Sebagai langkah antisipatif, pemeriksaan lanjutan terhadap sarfas akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan keamanan dan kelancaran penyaluran energi.

Kondisi stok BBM di FT Nabire per 19 September 2025 juga dilaporkan dalam kondisi aman, dengan rincian sebagai berikut:

•Avtur: stok tersedia untuk lebih dari 12 hari.

•Solar: cukup untuk 21 hari.

•Pertalite: di atas 8 hari.

•Pertamax: mencukupi hingga 13 hari.

Sementara itu, untuk layanan ritel, Pertamina Patra Niaga tetap mengoperasikan: •5 SPBU reguler •      20 SPBU non-reguler •21 Pertashop •4 Agen Minyak Tanah (AMT).

“Dari pemeriksaan awal, seluruh SPBU dalam kondisi aman sehingga layanan tetap berjalan normal.

Namun, kami tetap melakukan pengecekan lanjutan, dan jika ditemukan kondisi yang membahayakan, operasional SPBU tersebut akan dihentikan sementara hingga dinyatakan aman,” tambah Bramantyo.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pasokan BBM, karena stok dalam kondisi cukup dan seluruh SPBU tetap melayani kebutuhan harian masyarakat seperti biasa. Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan kelancaran penyaluran energi di wilayah Nabire. [Rillis]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *