Tim Ekspedisi Patriot Tiba di Merauke untuk Lakukan Riset di Kawasan Transmigrasi

0
Penerimaan tim ekspedisi Patriot di kabupaten Merauke

Penerimaan tim ekspedisi Patriot di kabupaten Merauke

Merauke, PSP – Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze didampingi Wabup Fauzun Nihayah dan Kepala dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi kabupaten Merauke, Keliopas Ndiken menerima secara langsung tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi, Senin (1/9) bertepat di Auditorium kantor Bupati.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Merauke, Keliopas Ndiken mengatakan tim Eksedisi Patriot kementerian Transmigrasi akan melaksanakan riset selama 4 bulan di 10 distrik di kabupaten Merauke khususnya di kawasan transmigrasi.

Keliopas menjelaskan Kabupaten Merauke terdapat 2 kawasan transmigrasi yaitu kawasan transmigrasi Muting yang terdiri dari 4 distrik perbatasan yaitu Sota, Eligobel, Muting dan Ulilin. Selanjutnya kawasan transmigrasi Salor yang meliputi distrik Semangga, Tanah Miring, Jagebob, Kurik, Malind dan Animha.

“ Tim Ekspedisi Patriot terdiri dari mahasiswa dari 6 Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia dan ada juga mahasiswa yang berasal dari kabupaten Merauke atau Universtas Musamus yang bergabung dengan tim dari ITB. Jumlah ekspedisi 75 orang di kabupaten Merauke,” katanya dalam laporannya.

6 Perguruan Tinggi yang tergabung dalam tim ekpedisi Patriot tersebut diantaranya Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Universitas Padjadjaran dan Universitas Indonesia.

Sementara itu, Bupati Yoseph dalam sambutannya mengatakan saat ini semua sedang menuju pada tatanan baru masyarakat Indonesia yang dihadapkan pada harapan dan tantangan global yang dipicu oleh kemajuan di bidang pengetahuan, informasi, komunikasi dan lain sebagainya.

Kondisi dan perubahan yang begitu cepat yang diikuti pergeseran nilai perlu disikapi secara bijaksana melalui langkah kegiatan yang terus-terus menerus dan berkesinambungan dalam berbagai aspek pembangunan untuk membangun kepercayaan masyarakat guna mewujudkan tujuan pembangunan Nasional.

“ Untuk itu diperlukan pemikiran dan tindakan yang berisi nilai persepsi dan acuan prilaku yang mampu mewujudkan hak asasi manusia yang sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar NKRI tahun 1945 yang dapat diterapkan sehingga masyarakat memperoleh pelayanan sesuai dengan harapan dan cita-cita Nasional,” kata Bupati Yoseph dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Bupati Yoseph menuturkan sebagaimana tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional tahun 2025-2045 yang termuat juga dalam Undang-Undang Nomor 59 tahun 2024, Kementerian Transmigrasi diharapkan berkotribusi pada pencapaian perkotaan dan pedesaan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Guna memenuhi amanat tersebut maka salah satu fokus yang dilakukan Kementerian Transmigrasi adalah membangun data dan kajian berbasis riset untuk mendukung pelaksanaan kegiatan yang tepat sasaran.

“ Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Transmigrasi menggandeng Perguruan Tinggi untuk meluncurkan program transmigrasi patriot melalui tim ekspedisi patriot yang hari ini boleh kita bertemu juga boleh kita terima di kabupaten Merauke,” ucapnya.

Untuk itu Pemerintah Daerah siap untuk membangun komunikasi yang intens dan juga mendukung program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Menteri Transmigrasi dan saat ini boleh berjalan di kabupaten Merauke dan hal-hal yang perlu dikomunikasikan di lapangan tentu saja itu juga bisa dilakukan dengan baik. “ Juga saya sampaikan kepada pimpinan OPD kalau misalnya ada tugas dan tanggungjawab yang bersinggungan atau berkaitan langsung dengan urusan yang dilaksanakan dan juga sebagai leading sector dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ini sesegera mungkin harus dikomunikasikan untuk mendukung pelaksanaan daripada ekspedisi patriot ini,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *