Ayah Di Merauke Mendukung Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

0
Seorang ayah sedang menjemput anaknya pulang sekolah

Seorang ayah sedang menjemput anaknya pulang sekolah

Merauke, PSP – Menteri Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga Atau Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (Kemendukbangga/BKKBN), Wihaji telah menerbitkan ‘gerakan ayah mengantar anak di hari pertama sekolah’. Mentri wihaji menerbitkan surat edaran Mendukbangga/Kepala BKKBN Nomor 7 tahun 2025 tentang gerakan ayah mengantar anak di hari pertama sekolah.

Gerakan ini efektif mulai berlaku 14 juli 2025, dan menurutnya  bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.

Salah satu ayah di Merauke, Sugiman  mengaku sangat mendukung program mentri itu karena  untuk kebaikan anak dan sangat setuju dengan program tersebut. Menurutnya, mengantar anak ke sekolah juga sudah menjadi sudah menjadi tanggungjawab dan kewajiban orang tua sehingga memberikan rasa aman bagi anak-anaknya.

“Dengan mengantar maupun menjemput anak ke sekolah setiap hari  menjadi aktivitas rutin dan harus siap. Ini kan sudah hal biasa, jadi saya tidak merasa repot kok”, kata Sugiman di se-sela menjemput putrinya di SD Inpres Seringgu,kemarin.

Dia tidak merasa keberatan bila harus mengantar dan menjemput anak ke sekolah. Justru sebaliknya, memberikan rasa aman buat anak dan orangtua pun tidak cemas. Sebab, anaknya sudah tiba di sekolah dengan selamat.

Diharapkan kepada para orangtua lainnya juga melakukan yang sama. Karena ini menyangkut kebaikan anak tersebut, apalagi anak-anak yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

“Ini juga untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap anak saat berangkat maupun pulang sekolah”, tukasnya. Hal serupa juga dikatakan seorang ayah lainnya, bernama Jimmi. Menurutnya progam tersebut sangat bagus, karena seorang ayah juga harus bertanggungjawab atas anak-anaknya, bukan hanya kaum ibu saja. Ketika anak pertama masuk  sekolah, perlu adanya pendampingan orangtua. “Program Menteri ini sangat bagus dan patut dicontoh semua orang tua”, ucapnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *