19 Juni 2024

Pembacaan Hasil Sementara Pemilihan MRP Selatan Diwarnai Kericuhan

0

Tampak meja terbalik akibat ditendang dalam pembacaan nama anggota MRP Selatan.

Merauke, PSP – Pembacaan Daftar Calon Anggota Majelis Rakyat Papua Selatan yang memenuhi syarat  untuk ditetapkan diwarnai kericuhan di Hotel Careinn, Rabu (31/5). Sesuai pantauan Media ini, awalnya Ketua Panitia Pemilihan Anggota MRP Papua Selatan Dominikus Buliba Gebze,S.Sos membacakan nama – nama daftar Calon Anggota Majelis Rakyat Papua Selatan yang memenuhi syarat  untuk ditetapkan periode 2023 – 2028.

Akan tetapi, masyarakat yang hadir tidak menerima atas keputusan pembacaan nama – nama tersebut.  Masyarakat yang hadir meluapkan emosinya dengan membalikkan meja dan berteriak protes bahwa calon anggota MRP Selatan yang akan ditetapkan dinilai tidak berkompeten.

Sesuai informasi yang diperoleh media ini, persoalan yang diprotes oleh masyarakat yang hadir ialah tidak adanya pleno yang dilakukan oleh panitia pemilihan kabupaten terhadap nama – nama yang diusulkan, salah satunya dari Kabupaten Mappi.

Selain membalikan meja, aksi protes masyarakat  menjurus ke aksi kekerasan dimana Ketua Panitia Seleksi Pemilihan MRP Selatan dan MC acara dipukul oleh salah satu oknum masyarakat yang hadir. Terlihat aparat keamanan yang hadir berpakaian seragam lengkap, namun pada saat situasi keributan berlangsung mereka tidak dapat menenangkan situasi.

Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Selatan Drs. Djoko Guritno mengatakan bahwa nama – nama yang dibacakan itu merupakan bersifat sementara.

“Ini bersifat sementara, jadi tidak ada pengulangan pembacaan,” kata Guritno.

Guritno meyampaikan, jika ada pihak – pihak yang tidak menerima hasil pleno itu maka terbuka ruang luas untuk mengajukan komplen.

“Negara ini negara hukum, kalau ada yang tidak terima, boleh melakukan komplen melalui jalur yang sudah ditetapkan,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Anggota MRP Papua Selatan Dominikus Buliba Gebze,S.Sos menanggapi aksi pemukulan yang menimpa dirinya dengan dingin. Ia tidak akan melaporkan ke pihak berwajib atas tindakan kekerasan itu. “ Semua itu keluarga, jadi untuk pelaporan tidak ada,” ujar Dominikus saat dihubungi melalui selullernya.

Ia menambahkan bahwa hasil nama-nama  daftar Calon Anggota Majelis Rakyat Papua Selatan yang dibacakan akan dibawa ke Kemendagri, dan daftar nama calon itu dapat berubah. “ Daftar calon nama-nama anggota MRP Selatan yang dibacakan tadi masih sementara dan nanti masih bisa berubah di Kemendagri,” tambahnya.(ERS-NAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *