Beruntung Ada Kartu JKN-KIS. Leny : Manfaatnya Lebih Besar dari Iurannya
Merauke, Jamkesnews – Leny Erniawati Susanti (24) yang merupakan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPU-P3K) yang saat ini tengah mendapatkan perawatan atas penyakit yang ia derita. Ia mengaku telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Merauke sejak dua hari yang lalu dan merasa puas atas pelayanan yang telah diberikan. Dirinya mendapatkan perawatan lantaran penyakit asma bhronchial yang dideritanya. Melalui tim jamkesnews, ia pun bersedia membagikan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS selama mendapatkan pelayanan kesehatan, Selasa (05/04).
“Penyakit ini sudah saya rasakan sejak beberapa tahun yang lalu dan sampai saat ini masih sering terjadi, apalagi pada saat terjadinya perubahan cuaca. Hal buruk yang saya khawatirkan dengan penyakit ini, saya bisa terserang kapan saja dan tiba-tiba. Seperti yang saya alami dua hari yang lalu, saya beraktifitas seperti biasanya dan tiba-tiba saya merasakan nafas saya pendek, cepat dan mulai sesak. Karena kondisi yang agak kurang bagus, akhirnya saya diantar kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Saya selalu menyediakan obat sesak nafas semprot, untuk beberapa kondisi bisa teratasi namun apabila tidak teratasi biasanya saya diantar ke rumah sakit, kadang hanya rawat jalan dan kadang rawat inap. Tergantung kondisi saya pada saat itu,” jelasnya.
Menurutnya, perubahan cuaca dan polusi udara sering menjadi pemicu utama sesak nafas yang sering menyerangnya. Pelayanan kesehatan yang saya dapatkan di rumah sakit sangat baik dengan pelayanan yang ramah.
“Selama dirawat, saya merasakan pelayanan yang ramah dan informatif. Pemberian tindakan yang cepat dari perawat dan komunikasi yang baik memberikan kenyamanan tersendiri bagi saya. Sudah beberapa kali saya menggunakan kartu JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan tidak pernah menemui kesulitan penjaminan termasuk obat dan tindakan medis lainnya. Sebelumnya saya terdaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan beralih menjadi peserta PPU-P3K sejak bulan januari kemarin. Saya didaftarkan oleh Pemerintah Daerah Merauke dan anggota keluarga saya juga sudah terdaftar. Secara perhitungan iuran dan manfaat, saya yakin biaya pelayanan kesehatan yang saya gunakan sudah lebih banyak dari pada iuran yang saya bayarkan. Saya merasa beruntung karena punya kartu JKN-KIS,” tutupnya. (TR/ar)
