Penganiayaan Berbuntut Pengrusakan Dua Rumah Warga
Petugas Inafis Polres Merauke melakukan olah TKP di rumah yang dirusak sekelompok orang, kemarin. Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Pengrusakan dua unit rumah warga di Jalan Arafura Buti, Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke, Mingggu (20/3), sekitar pukul 24.00 Wit, diduga buntut dari kasus penganiayaan yang terjadi sebelumnya. Hal itu disampaikan salah satu warga setempat yang menjadi saksi ketika Tim Inafis Polres Merauke melaksanakan olah TKP (tempat kejadian perkara ), kemarin.
Warga itu menyebut, setelah terjadi kejadian penganiayaan, datang sekelompok orang yang berada di kompleks kuburan Yobar datang dan melakukan pengrusakan. Mereka juga belum mengetahui apa yang menjadi pemicu penganiyaan yang berujung tidak enak. Di tambah lagi, kejadiannya di malam hari, sehingga susah untuk mengenali pelaku.
Dalam insiden itu, beberapa kaca pintu depan, pintu samping rusak. Kipas angin, televisi, parabola, dispenser, rak piring, talang air, kursi, juga dirusak. Pakaian juga sudah berantakan, usai diacak-acak sekelompok orang yang datang itu.
Sementara Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Najamuddin,MH mengatakan olah TKP bertujuan untuk mengetahui kebenaran kasus tersebut. Di sana petugas mengumpulkan dan amankan barang bukti untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Mendata barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi.
Dalam penanganan dugaan kasus penganiayaan dan pengrusakan ini, pihaknya masih menunggu laporan polisinya di SPKT. Maka korban diminta untuk melapor segera dan petugas bisa langsung melakukan penyelidikan agar ada titik terang dalam kasus itu. “BB sudah ada, tinggal laporan korban saja,” katanya.[FHS-NAL]
