Pendapatan Penjual Ayam Potong di Pasar Wamanggu Berkurang

0
Pedagang Ayam Potong Pasar Wamanggu, Hamza r

Pedagang Ayam Potong Pasar Wamanggu, Hamza. Foto: PSP/Rade

Merauke, PSP – Penjual ayam potong di Pasar Wamanggu keluhkan penjual ayan potong yang berjualan di luar Pasar wamanggu. Pasalnya pendapatan mereka berkurang karena , para pembeli cenderung membeli ayam ptong yang di luar.

Saat di temui media ini, pedagang ayam potong pasar wamanggu Hamzar mengatakan, kami di tahun-tahun sebelumnya khusus hari libur yakni hari Sabtu dan Minggu, kami bisa mencapai pendapatan hingga Rp 3.000.000 juta perhari. Namun di tahun ini, kami hanya bisa mencapai pendapatan paling tinggi Rp 1.200.000 ribu perhari, pendapatan kami menurun karena banyak pedagang-pedagang ayam potong yang berjualan di luar pasar wamanggu.

“Dulu waktu kami jualan bersama-sama di dalam pasar wamanggu, kami bisa memperoleh pendapatan yang cukup tinggi hingga sampai Rp 3.000.000 perhari, namun saat ini memang agak berbeda, karena tempat jualan ayam potong juga bukan hanya pada satu tempat yang ada di pasar wamanggu saja, namanya juga orang berdagang jadi lebih mencari pendapatan yang baik,” ujar Hamzar saat di temuai disela-sela kesibukannya, Minggu (28/11/21).

Sambungnya, untuk jualan sendiri kami lakukan dari pagi jam 04:00 subuh sampai jam 12:00 WIT. kami pedagang ayam potong yang berada di dalam pasar wamanggu ini, kadang-kadang pendapatannya tidak tetap, apalagi hari-hari aktivitas kantor, pendapatan yang kami dapat bisa Rp 500.000 sampai Rp 700.000 perhari. Namun di hari-hari liburan kami bisa memperoleh pendapatan yang cukup baik.

“Konsumen juga kadang-kadang jarang membeli di pasar wamangu, apalagi kalau pas hari-hari aktivitas kantor, mereka lebih suka membeli di luar pasar wamanggu, dulunya memang pedagang ayam potong hampir semuanya berjualan di dalam pasar, cuman karena pas ada perbaikan gedung pasar di awal-awal tahun 2021, sehingga konsumen juga jarang masuk di dalam pasar untuk membeli, jadi pedagang ayam potong juga langsung berjualan di luar pasar wamanggu,” tutupnya. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *