Tutup Pembekelan Intelter Babinsa, Danrem 174 Merauke : Pembekalan Intelter para Babinsa Dapat Cegah Dini Berbagai Ancaman Di Wilayah

0
Penutupan pembekalan Intelter kepada Babinsa Jajaran Korem 174ATW.

Penutupan pembekalan Intelter kepada Babinsa Jajaran Korem 174/ATW. Foto: PSP/JON

Merauke, PSP – Selama 6 hari para Bintara Pembina Desa(Babinsa) jajaran Korem 174/ATW Merauke menerima Pembekalan Intelter  dari  Tim Staf Intelijen Angkatan Darat. Kegiatan tersebut diikuti 100 orang Babinsa dan dihadiri para Kasi Korem dan Dandim 1707/Merauke bertempat  di Aula Animha Kodim 1707/Merauke, Sabtu(13/11).

Dalam sambutannya Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko yang dibacakan oleh Kasrem 174 /ATW Merauke Kolonel Arh. Hamim Tohari,M.A pada penutupan pembekalan Intelter diharapkan para Babinsa  dapat meningkatkan kemampuan Intelijen dalam rangka cegah dini dan deteksi dini dari berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan serta mempertajam kepekaan dalam pembinaan wilayah, Babinsa dalam melaksanakan tugas sebagai  ujung tombak satuan kewilayahan untuk menciptakan ketahanan wilayah yang kondusif serta jaga harkat dan martabat orang Papua.

“ Tanamkan di dalam hati sanubari kita “Bhaktiku Untuk Papua,” pintanya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Tim Pembekalan Intelter  Kolonel Inf Luhut Bornandus  menyampaikan terimakasih kepada Korem 174/ATW Merauke beserta seluruh jajarannya  yang telah berkenan mendukung pelaksanaan kegiatan ini  sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar . 

“ Pelatihan ini di harapkan bisa menjadi bekal serta menambah wawasan dan pengetahuan bagi para Babinsa yang terjun langsung di masyarakat. Selain itu harus benar-benar memahami permasalahan aktual yang tengah berkembang di masyarakat sehingga bisa memprediksi potensi ancaman yang akan timbul,” katanya.

Usai acara penutupan pembekalan intelter kepada para Babinsa  Kepala Seksi Intelijen Korem 174/ATW Letkol Kav. Ahmad Edy Supriyadi mengingatkan kepada seluruh peserta para Babinsa agar ilmu pengetahuan  yang telah didapat selama pelaksanaan pembekalan intelter dapat diaplikasikan dilapangan sehingga peran Babinsa sebagai ujung tombak satuan kewilayahan  dapat memberikan kontribusi dan selalu bersinergi dengan seluruh aparat keamanan yang ada di wilayah  dalam pelaksaan tugas deteksi dini dan cegah dini  berbagai  ancaman , gangguan  dan hambatan yang mungkin terjadi di wilayah tanggung jawabnya. [JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *