Layanan Puskesmas Kelapa Lima Terkendala dengan Pasien yang Tidak Memiliki Jaminanan Kesehatan Serta Identitas diri
Kepala Puskesmas Kelapa Lima, Agatha Futunanembun
Merauke, PSP – Puskesmas Kelapa Lima kewalahan dalam melakukan pelayanan kesehatan pada pasien rujukan dari puskesmas ke rumah sakit. Kondisi itu terjadi karena pasien yang ingin melakukan rujukan tidak memiliki jaminan kesehatan serta indentitas diri.
Kepala Puskesmas Kelapa Lima Agatha Futunanembun menyampaikan, kami kewalahan dalam melayani pasien yang tidak mempunyai jaminan kesehatan serta indentitas diri, karena rata-rata yang berobat itu menggunakan BPJS dan KPS, sehingga bisa diakomodir dengan baik. Puskesmas juga telah berupaya memfasilitasi mereka dengan melakukan koordinasi pada pihak terkait untuk mendapatkan jaminan kesehatan dan indentitas diri.
“Namun sampai dengan saat ini belum ada respon dari pihak terkait, sehingga mereka masih terkendala dengan tidak mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dan juga pasien yang ingin melakukan proses rujukan perobatan pada rumah sakit tentu mereka akan terkendala karena tidak jaminan kesehatan serta indentitas diri,,” tutur Agatha saat ditemui disela-sela kesibukannya, Senin (8/11/21).
Sambungnya, untuk saat ini yang kami layani adalah dengan menggunakan BPJS dan Kartu Papua Sehat (KPS), dan juga kami melayani mereka secara gratis, ketika mereka ingin melakukan perobatan baik harian maupun rawat jalan di puskesmas, kami dari puskesmas kelapa lima tetap berkomitmen untuk melayani seluruh masyarakat yang ingin berobat pada puskesmas. “Namun kami sangat prihatin dengan pasien yang ingin melakukan perobatan rujukan dari puskesmas ke rumah sakit, tentu sangat sulit karena mereka tidak mempunyai indentitas diri dan jaminan kesehatan, sehingga menurut kami, persoalan ini perlu dibenahi oleh beberapa pihak tertentu, agar masyarakat tidak terkendala dalam melakukan pelayanan kesehatan,” pungkasnya. [Rade-NAL]
