Tutup Diklatsar CPNS, Romanus: Jangan Malas Bekerja

0
Penutupan Diklatsar CPNS Tahun 2018 (1)

Penutupan Diklatsar CPNS Tahun 2018. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Bupati Kabupaten Merauke, Romanus Mbarakan berpesan dengan tegas kepada ratusan ASN yang baru saja menyelesaikan proses Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) CPNS agar tidak menjadi aparatur yang malas bekerja.

“Jangan malas, rajin masuk kantor, kerja tunjukan kualitas. Biar hitam keriting, isi sumsum tidak. Jadilah tuan di negeri sendiri,” terangnya dalam penutupan Diklatsar, di Aula Kantor  Setda Merauke, Senin (25/10).

Sebelumnya, CPNS formasi umum tahun 2018 yang terdiri dari golongaan II sebanyak 98 orang, Golongan III sebanyak 180 orang, total 278 orang telah mengikuti Diklatsar yang berlangsung selama 51 hari. Terdiri dari 18 hari on kampus, tahap kedua 30 hari off kampus, dan tahap ke tiga 3 hari on kampus. Akibat pandemi covid-19, Diklatsar CPNS sempat tertunda dan dilangsungkan selama kurang lebih 3 bulan.

Romanus menambahkan menilai bahwa seluruh rangkaian kegiatan Diklatsar telah dilaksanakan dengan baik. Adapun terdapat kekurangan, menurutnya adalah bagian dari dinamika pemerintahan.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan dengan maksimal, Kalau ada kurang sana kurang sini itu adalah bagian dari proses, yang sempurna hanya tuhan. Tapi khusus untuk Merauke, mari kita beri aplos untuk Merauke,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Diklatsar CPNS Tahun 2018, Salvianus dalam kesempatan yang sama menuturkan bahwa Diklatsar bertujuan untuk mengembangkan kompetensi calon pegawai negeri sipil yang dilakukan secara terintegrasi dalam melakukan tugas dan fungsi pelayanan pada unit kera masing-masing.

“Kompetnsi yang dikembangkan dalam diklatsar merupakan kompetensi pembentukan karakter PNS yang profesional sesuai dengan bidang tugas yang diukur berdasarkan kemampuan. ASN diharapkan agar Menunjukan sikap dan perilaku bela Negara, mengaktualisasikan tugas PNS dalam tugas dan jabatannya. Mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI dan menunjukan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas,” paparnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *