8 Desember 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Tim Dosen Unmus Latih Warga Kamundu Budikdamber

Program Pengambidan Masyarakar Dosen Universitas Musamus. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Tim Dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Musamus (Unmus) melatih warga Kelurahan Kamundu untuk membudidayakan ikan di dalam ember (Budikdamber). Kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

“Sebagai dosen, kami tidak hanya mengajar, dan meneliti, tetapi kami juga wajib melaksanakan pengabdian pada masyarakat, salah satunya melalui kegiatan ini,” jelas Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Riza Fachrizal yang ditemui di Merauke, Senin (18/10).

Dosen dari Jurusan Agribisnis tersebut menjelaskan bahwa kegiatan yang didanai dari DIPA Unmus Tahun Anggaran 2021 tersebut bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, khususnya masyarakat asli Papua di Kelurahan Kamundu.

“Dengan kegiatan ini, masyarakat bisa memanen ikan dan sayuran dari halaman rumah mereka sendiri,” ujarnya.

Kegiatan ini, kata dia, menyasar para perempuan Papua karena merekalah yang memiliki peran besar dalam pemenuhan gizi keluarga. Selain itu, lanjutnya, perempuan dan anak-anak menjadi pihak yang paling rentan terkait ketahanan pangan, apa lagi pada kondisi pandemi Covid 19 yang tidak menentu.

Sementara anggota tim pengabdian Astaman Amir menjelaskan jika sistem Budikdamber yang digunakan memungkinkan budidaya ikan air tawar secara bersamaan dengan sayuran. Jenis ikan yang digunakan adalah Lele, sementara sayuran yang dibudidayakan adalah kangkong.

“Ikan lele adalah sumber protein yang baik untuk keluarga, sementara kangkung adalah sayuran yang sudah familiar dengan masyarakat, mengandung nilai gizi yang baik, mudah diolah dan mudah dibudidayakan,” jelasnya.

Dosen Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan tersebut mengatakan, selain memberikan pelatihan, pihaknya juga memberikan bantuan peralatan dan bahan yang digunakan untuk budikdamber ini. Bahan dan peralatan yang diberikan antara

lain ember yang sudah dimodifikasi dan dirakit untuk kepentingan budikdamber, bibit ikan dan sayuran, aerator hingga pakan ikan. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan apa yang kami berikan melalui program pengabdian ini secara berkelanjutan,” pungkasnya. [WEND-NAL]

error: Content is protected !!