Karoke Cafe Dj Aswil Dibakar OTK
Karoke DJ Aswil usai dibakar sekelompok masyarakat. Foto: PSP/VER
Tanah Merah, PSP – Sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) membakar Karoke Cafe Dj Aswil yang berada di Jalan SMA Tanah Merah pada Senin (13/9) Pukul 05:30 Wit. Cafe Dj Aswil ini diketahui milik berinisial WB (35).
Salah satu saksi mata yang berinisial RJ (32) saat ditemui di TKP mengungkapkan sekitar pukul 02:00 wit dia menerima telpon dari korbahn (pemilik Cafe) untuk mendatangi tempat karokenya, karena istri dari pemilik Karoke Cafe diduga dianiaya oleh dua oknum masyarakat yang belum diketahui namanya.
Saksi lantas mendatangi tempat kejadian dengan tujuan menolong istri dari WB. “Saat saya tiba, memang saya sempat melihat dua orang yang tidak diketahui namanya itu berada di ruang tengah, tidak lama kemudian muncul kurang lebih 15 orang dan menganiaya RJ sembari berkata bahwa kamu ini orang yang sudah melakukan pemukulan terhadap rekannya,” kata RJ menceritakan kejadian.
Tidak hanya itu, 15 orang tersebut juga melakukan pemukulan terhadap istri korban dan juga pemandu karaoke, serta melakukan pengrusakan dan pembakaran tempat cafe. Setelah itu para pelaku meninggalkan tempat kejadian.
Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim Ipda Teguh Prastyo saat dikonformasi melalui via telpon membenarkan adanya peritiwa pembakaran dan pengrusakan serta penganiayaan tersebut.
Dikatakannya setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat, pihaknya langsung bergerak cepat untuk mengamankan TKP, serta mengamankan salah satu pelaku yang diduga ikut terlibat dalam penganiayaan serta pengrusakan dan pembakaran itu yang saat ini ditahan di Mapolres Boven Digoel.
Dikatakan kasat, bangunan kafe terbuat dari bahan semi permanen, sehingga ketika dibakar, sontak saja api dengan cepat membakar dan menghanguskan bangunan tersebut. “Syukurnya dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir kurang lebih 500.000.000 juta lebih,” kata Teguh. “Salah satu pelaku kita sudah amankan dan saat ini kita dalam proses penyelidikan, untuk menungkap apa yang menyebabkan sehingga terjadinya penganiayaan pengrusakan dan pembakaran itu,” kata Kasat reskrim dibalik via selulernya.
[VER-NAL]


