Proses Pembelajaran Menyesuaikan Zona
Thiasony Betaubun, S. Sos, M. Pd, MM
Merauke, PSP – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Merauke, Thiasoni Betaubun mengatakan bahwa pihaknya saat ini menunggu informasi terkait pemetaan wilayah yang termasuk kedalam zona hijau, kuning dan Merah.
Pemetaan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui wilayah mana yang nantinya bisa melakukan pembelajaran tatap muka penuh maupun daring.
“ Tatap muka itu ada batasannya, batasannya dipedalaman zona hijau itu tatap muka terus, tapi tunggu kami konsep selesai jadwalnya dari Kesehatan turun dulu, Zona hijau itu distrik mana kampung mana lalu kami bisa buka di informasi publik,” ucap pria yang akrab disapa dengan panggilan Soni.
Dinas Pendidikan akan melakukan pemetaan di wilayah tersebut. Dengan demikian bisa diketahui, zona dan wilayah pembelajaran di masa pandemi.
Untuk wilayah dengan zona hijau dan bisa melakukan pembelajaran tatap muka penuh, sedangkan untuk zona kuning akan dilakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas dan untuk zona merah dilakukan pembelajaran secara daring.
“ Tatap muka terbatas maupun daring tetap kita lihat kondisi yang diturunkan dari tim Covid, misalkan disampaikan bahwa daerah ini zona hijau, itu berarti bisa tetap tatap muka full, tapi ada juga yang terbatas kalau memang kondisinya masuk zona kuning atau merah,” pungkasnya.[JON-NAL]
